Baru-baru ini, saya mendapat kabar terkait dengan syarat kelulusan yang mengharuskan penerbitan jurnal ilmiah bagi mahasiswa S1, S2, dan S3. Berikut surat edarannya:
Bagi mahasiswa S2 dan S3, saya pikir tidak begitu masalah karena toh memang kejarannya adalah untuk riset dan publikasi. Tapi, bagi mahasiswa S1 yang notabene masih mengerjakan riset “re-write”, sepertinya publikasi ini akan sedikit menantang (jika tidak dibilang sulit). Karena memang untuk publikasi harus melewati proses review dan beberapa kali revisi.
Tapi, menurut saya ini baik. Kebanyakan hasil tugas akhir S1 itu hanya teronggok di perpustakaan, sayang sekali jika proses yang panjang tidak dimanfaatkan dengan baik. Tapi mungkin berpengaruh ke waktu kelulusan ya? Lagipula membutuhkan waktu untuk melaksanakan suatu sistem yang baru.


Ghani
/ 3 Februari 2012kata temen saya yg kuliah S2, itu baru usulan Jal.
Belum jadi keputusan.
Tapi klo bener2 jadi, bagus sih, mendorong semangat ilmiah mahasiswa
semangat ilmiah = mencari tahu, mengolah, menghasilkan karya dengan penuh tanggung jawab & kejujuran
Rizal Dwi Prayogo
/ 3 Februari 2012Iya gan, blm kuat juga peraturannya. Apa sangsinya kalo ga dipublish dsb. Baguslah, biar ga pada memble. Tp, blm didetailkan jg publish-nya dmn ya..
Hendra Galus
/ 3 Februari 2012Saya kira itu usulan yg bagus, kan ujung-ujungnya utk meningkatkan kualitas lulusan. Walaupun itu menjadi tantangan buat kta-kita yg sedang akan menuju kesana.