Semangat, adikku!!

Rasa deg-degan itu dimulai sejak 3 bulan terakhir, adik saya yang akan uasbn masuk smpn harus belajar total. Rasa bingung muncul karena kakaknya ini harus menjalani masa perkuliahan yang cukup padat.. Duh, kasian si neng (panggilan adik saya) siapa yang nemenin belajar, nanti kalau ada yang belum ngerti gimana? rasa itu sering terlintas di benak saya. Alhamdulillah, Allah memudahkan saya untuk bisa membagi waktu dengan si neng.

Menurut saya, uasbn kali ini merupakan perjuangan yang cukup berat karena sebagian besar sekolah-sekolah favorit di Bandung ini sudah menerapkan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) sehingga kuota jumlah siswa yang akan mendaftar lewat jalur uasbn tentu berkurang. Pernah adik saya mencoba tes untuk masuk ke smpn 5 Bandung, tes itu meliputi tes matematika, b.Indonesia, B. inggris, dan tes-tes lain yang disyaratkan oleh sekolah yang bersangkutan. Namun, Allah menakdirkan adik saya belum diterima si sekolah favoritnya itu, kecewa memang.. tapi yakinlah Allah sedang menyisipkan hikmah di balik itu.

Ternyata benar, semangat belajar si neng semakin menanjak. Semua buku yang mengandung kata uasbn “dilahap” habis, kadang ketika sedang belajar, si neng ketiduran ( da posisi belajarna sabari gogoleran, waduuuh..). “Neng, temen2 neng yang lolos SBI banyak ga?”, kata saya. “Lumayanlah, tapi ada yang sebagian yang ke smpn2 jadi persaingan berkurang.” balas neng. Bayangkan saja, kuota untuk siswa diluar SBI hanya 180 an, tentu bikin jantung deg-degan. Tapi Alhamdulillah, dengan mendaftar di hari-hari terakhir (untuk menghindari lonjakan Passing Grade), akhirnya neng diterima di smpn favoritnya, smpn5 bandung.

Perjuangan belum selesai, masih ada tantangan di depan yang harus kau lewati dengan gemilang!

Special note :
Allah tidak akan menyia-nyiakan sekecil apapun usaha dari setiap hamba-Nya. Kadang kita berburuk sangka dengan segala ketetapann-Nya, tapi ternyata kita merasakan hikmah yang sangat bermanfaat bagi kita sendiri. Ingatlah kawan, tidak akan ada yang sia-sia, kalau kita bisa menjalaninya dengan ikhlas.

“Ya Allah, karuniakanlah rasa syukur dalam hati kami, sehingga kami ridho akan segala ketetapan dan kuasa-Mu. Amin”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s