Kesempatan Berharga Vs Televisi

Mungkin di setiap rumah sudah tidak asing lagi dengan barang elektronik yang satu ini, hampir dipastikan barang elektronik ini selalu menyala di tiap-tiap rumah, apalagi kalau bukan televisi. Mulai dari anak-anak, remaja, orang tua pasti ada saja alasan untuk tetap nongkrong di depan layar televisi. Mulai dari sinetron, infotainment, reality show, berita, dan acara-acara lainnya.

Jika kita pakai untuk kebaikan, seperti menonton berita untuk lebih tau informasi terkini, menonton acara tausyiah, menonton acara yang bisa mengasah empati itu baru pemanfaatan televisi untuk kebaikan. Tapi coba bayangkan, dalam waktu yang sama ada orang yang mendapat ilmu seluas-luasnya dan ada yang hanya cekakak-cekikik saja. Betapa banyak momen-momen ibadah yang tersia-siakan karena terlalu lupa waktu menonton infotainment yang cenderung mengumbar aib orang lain, terlalu banyak ilmu yang terlewatkan hanya karena terlalu asyik menonton reality show yang belum jelas kebenarannya (sandiwara.red).

Orang jadi lupa sholat dhuha karena ada jam tayang sinetron yang ditunggu-tunggu, padahal sholat dhuha adalah sedekah untuk setiap sendi-sendi tubuh kita. Orang jadi melewatkan tilawah hanya karena ada acara musik yang sedang live di TV. Orang jadi melewatkan sholat berjamaah di masjid karena takut ketinggalan cerita dari reality show dan sinetron. Orang jadi lupa oleh kesenangan sesaat.

Orang-orang bilang mencari hiburan lewat TV, tapi coba bayangkan jika kita mencari hiburan yang hakiki, seperti tilawah Al-Quran, membaca buku, atau kegiatan yang berinvestasi akhirat, lebih POWERFULL!!

Kalau mengibaratkan waktu adalah uang, waktu terlalu mahal untuk dibayar dengan berapapun. Tapi Hasan Al Banna mengatakan, “Waktu adalah Pedang, Potong atau Terpotong Waktu”. Jika benar-benar tidak bisa memanfaatkan waktu, waktu yang akan menebas kesempatan-kesempatan terbaik kita.

So, Nyalakan TV lalu cari channel yang bermanfaat yang akan menambah wawasan kita atau MATIKAN lalu cari yang lebih bermanfaat!

5 thoughts on “Kesempatan Berharga Vs Televisi

  1. Nanang

    Ada yang bilang kini adalah zaman layar, mungkin ada benarnya karena tidak bisa kita pungkiri karena kita sering berjumpa dgn tv, handphone, komputer, dll. semua itu bisa mendatangkan manfa’at bila kita gunakan untuk kebaikan, dan sebaliknya kalau kita gunakan untuk hal yg tdk berguna. tulisan yang sangat bermanfaat, slm
    kenal:-)

    Reply
  2. Rama

    tergantung pribadinya masing2 sih,
    tp kebanyakan udah lupa waktu kalo ada tv,
    makanya saya ga beli tv, hehehe🙂

    ironisnya, orang tua yang menyerahkan pendidikan
    anaknya ke tv tanpa bimbingan dan pengawasan,
    karena anak2 adalah manusia yang masih suka
    dan mudah meniru apa yang dilihatnya menarik..
    jadilah mereka anak2 tv, bukan anak ortunya

    Reply
    1. Rizal Dwi Prayogo Post author

      iya, khawatirnya anak2 usia di bawah umur sewajarnya menonton hal2 yg tidak sewajarnya.. khawatir dengan istilah dewasa sbelum waktunya krn menonton tontonan dewasa.. Bimbingan ortu sangat diperlukan, bukan ortunya juga ikut nonton hal2 yg tidak baik..

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s