Masjid Salman ITB Sebagai Masjid Kampus

Masjid Salman ITB sebagai masjid kampus adalah salahsatu fenomena unik yang mungkin saja hanya ada di Indonesia. Tentu di awal berdirinya, masih banyak kalangan yang meragukan fungsi masjid kampus di lingkungan akademisi. Masih banyak yang meragukan apakah masjid dan kampus bisa berjalan berdampingan. Masjid pada masa itu masih dipandang sebagai antitesis dari dunia kampus yang kental dengan rasionalitas intelektual.

Namun, seiring dengan keberjalanannya ternyata masjid kampus pertama yang lahir di Indonesia justru tumbuh dari lingkungan akademisi yang kental. Masjid kampus pertama telah dilahirkan oleh kampus yang kental dengan nuansa sains, teknologi, dan seni. Kampus Institut Teknologi Bandung lah yang menjadi pelopornya. Ternyata sejarah berkata lain.

Dari kampus ITB ini muncul figur-figur yang menganggap bahwa kampus bukan hanya sekedar mengejar hal-hal yang berbau keahlian teknis (hardskill), bukan sekedar mengejar gelar, atau untuk sekedar mengejar kelulusan tanpa melatih softskill nya. Bagi mereka, kemampuan-kemampuan teknis yang didapat harus dibarengi juga dengan softskill, sarjana-sarjana yang dilahirkan dari kampus ini harus bisa menjadi teladan dalam kepemimpinan dan bisa berkontribusi lebih untuk masyarakatnya.

Masjid Salman ITB sebagai masjid kampus adalah tempat bertemunya mahasiswa-mahasiswa baik dari dalam kampus maupun dari luar kampus. Bisa dibilang masjid Salman ini sebagai basis pergerakan. Mahasiswa-mahasiswa mengadakan rapat keorganisasian, berdiskusi tentang kuliah, hingga mengadakan mentoring keagamaan. Masalah-masalah seputar dunia akademik hingga masalah seputar kemahasiswaan dibahas di masjid.

Dalam melahirkan calon-calon pemimpin masa depan, selain mengejar keahlian di dunia IPTEK, para mahasiswa pun diharapkan bisa menyeimbangkannya dengan IMTAK (Iman dan Takwa) yang konon digagas oleh Bapak Habibie. Dalam pembinaan IMTAK para mahasiswa, tentu tidak bisa lepas dari nilai spiritual yang harus didapat. Nilai-nilai spiritual ini tidak hanya bisa didapat di bangku perkuliahan, tetapi harus diimbangi juga dengan pembinaan spiritual, dalam hal ini masjid Salman lah yang menjadi tempatnya.

Dalam keberjalanannya, Masjid Salman beberapa kali menghadapi pihak-pihak yang memanfaatkan Masjid Salman ITB untuk kepentingan politik, tetapi segenap pengurus YPM Salman ITB berusaha mempertahankan Masjid Salman ITB sebagai tempat ibadah, sekaligus sebagai tempat untuk membina kade-kader ITB dalam bidang agama. Sebagai tempat ibadah, segenap pengurus YPM Salman ITB tetap memperjuangkan kenetralan Masjid Salman ITB.

Prof. H.T.M Soelaiman Bsc., M.E.E sebagai salahseorang pejuang yang tak kenal lelah merintis pendirian masjid di ITB, beliau juga dikenal sebagai seorang spesialis dan pemikir yang hebat di bidang konversi dan konservasi energi, melaului penemuan-penemuan penting untuk masyarakat teknologi dunia. Beliau juga seorang pelukis yang baik, seorang karikaturis, dan menulis puisi.

Dengan visi Masjid Salman ITB, yaitu menjadi masjid kampus yang mandiri sebagai wadah pembinaan insan, pengembangan masyarakat, dan pembangunan peradaban yang Islami tentunya sudah banyak kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Masjid Salman ITB. Penjabaran visi Masjid Salman ITB dituangkan ke dalam lembaga-lembaga yang ada di lingkungan Masjid Salman ITB, seperti Rumah Amal Salman, LPP, LBIH, LMS, LPD, Asrama Salman. Sebagian lagi ada yang berupa kegiatan unit seperti, Karisma, PAS, Pustena, BIOTER, Salman Films, Mata, Kalam.

3 thoughts on “Masjid Salman ITB Sebagai Masjid Kampus

  1. Gatot Widayanto

    Setiap ke Bandung, saya selalu usahakan shalat fardhu di masjid ini. Sayang saat kuliah dulu saya tdk memanfaatkan Salman secara optimal. Namun tetap mengesankan…terutama lantai kayunya itu .. Subhanallah!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s