Bertambah Ilmu Dengan Membaca Buku

Di antara pintu-pintu ilmu adalah meluangkan waktu untuk menelaah, menyempatkan waktu untuk membaca, dan mengembangkan kapasitas pengetahuan kita dengan hikmah-hikmah yang berserakan. Buku bisa menjadi teman yang paling setia ketika kita sedang jenuh dengan aktivitas keseharian. Buku memang teman terbaik setiap saat.

Ketika dalam keadaan menunggu, buku bisa dijadikan teman yang akan tetap menambah nilai manfaat dari waktu yang nyaris tersia-siakan. Ketika dalam keadaan senggang, buku bisa menjadi sumber inspirasi dalam melakukan setiap aktivitas. Buku adalah sesuatu yang jika kita pandang akan menambah kecintaan kita kepada ilmu, akan menambah wawasan, dan akan membuka tabir kegelapan sehingga ilmu-ilmu yang didapat akan menerangi setiap relung-relung jiwa kita yang haus akan ilmu.

Dengan membaca, kita bisa mengetahui sisi dunia baagian barat secara akurat tanpa perlu mengunjunginya. Buku adalah jendela dunia yang dengan membuka halaman demi halaman akan membawa kita seolah mengelilingi dunia dalam sekejap. Buku adalah teman yang bukan seperti pepsodent hanya 12 jam, tetapi teman yang seperti rexona setia setiap saat. Buku bisa menjadi teman dalam perjalanan yang selalu siap diajak kemana saja tanpa peduli jarak yang ditempuh, dia tidak pernah mengeluh ketika kita membolak-balik halamannya secara kasar.

Sebaik-baik buah hati yang engkau kencani adalah buku
jika kawan-kawanmu berkhianat, engkau bisa bercumbu dengannya
jika engkau menitip pesan rahasia, dia akan menjaga akan engkau peroleh darinya hikmah dan kebenaran

Abu bakar AI-Qaffal berkata,

Bukuku adalah sahabatku yang akan selalu menyertaiku
Walaupun hartaku sedikit dan ketampananku sirna
Bukuku adalah ayah dan ibuku tercinta
Keduanya terwakili olehnya,
walaupun ayah dan Ibuku tiada

Bukuku adalah teman duduk terbaikku yang tiada pernah bosan
Pemandu kebenaran yang tak pernah jemu
Pemberi berita masa lalu yang telah berjalan berabad-abad lamanya
Seakan-akan aku melihat masa-masa itu masih ada

Bukuku bagaikan laut yang tiada pernah habis memberi
Yang selalu memberi harta jika hartaku tiada
Bukuku adalah bukti atas balknya tujuan
Darinya aku mendapatkan bukti dan petunjuk
Jika aku tersesat dari tujuan dia meluruskanku
Jika akalku tersesat dia mengembalikanku dari kesesatan

Budaya membaca perlu kita lestarikan. Tiada hari tanpa betambahnya ilmu dan hikmah. Salah satu pintu ilmu adalah dengan membaca buku, bawa buku kemanapun kita pergi. Jangan sia-siakan waktu senggang kita hanya dengan bengong. Manfaatkan waktu menunggu kita dengan membaca. Jadikan buku sebagai sahabat kita saat keadaan apapun, dimanapun, dan kapanpun. Mari menjadi sobat buku!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s