Kerja Keras dan Kerja Cerdas

Bekerja keras itu adalah sesuatu yang harus dilakukan untuk mencapai sukses. Tapi yang tidak kalah pentingnya, kita juga harus melakukan kerja keras kita dengan benar juga. Kadang-kadang banyak orang yang bekerja keras luar biasa pada cara, tujuan atau pendekatan yang salah, sehingga tidak pernah sukses dan pada akhirnya putus asa.

Kalau orang bilang practice makes prefect, tetapi kalau imperfect practice (practice yang tidak benar) yang anda lakukan, maka hasinya tidak akan pernah perfect. Ada sesuatu yang lebih dari sekedar bekerja keras, jangan dilupakan juga bekerja cerdas.

Kita bisa melihat kegiatan kita sehari-hari. Kita sudah bersiap-siap di kelas saat kuliah akan dimulai pukul 7, kita sudah mempersiapkan materi kuliah dengan baik saat akan menghadapi kuis atau ujian. Kita sudah begadang untuk mengerjakan tugas-tugas (terlepas dari kebiasaan SKS sistem kebut semalam), kita sudah coba berusaha memberikan yang terbaik. Akan tetapi, tanda-tanda kesuksesan itu belum nampak?apa yang terjadi?

Bertanyalah kepada diri kita sendiri, apakah yang kita lakukan itu sudah baik dan benar? Sudah tepatkah cara yang kita lakukan itu untuk mencapai sesuatu kesuksesan? Kata orang, “effort is the single most overrated trade in producing success“. Bekerja keras dianggap oleh orang-orang akan selalu membawa sukses. Padahal, sukses itu tidak datang hanya dari kerja keras saja, tetapi dari banyak faktor lain seperti efisiensi, arah yang kita tuju, persiapan, kebenaran, produk dan kesempatan yang timbul.

Seorang mahasiswa yang kutubuku selalu rajin berkunjung ke perpustakaan untuk menelaah materi-materi kuliah yang belum ia pahami. Orang ini bisa dikatakan mahasiswa yang akademisi, bisa dikatakan nilai akademisnya di atas rata-rata, IPK nya cukup untuk bisa lulus dalam waktu 3,5 tahun. Namun, setelah ia lulus, ia kesulitan untuk mendapat pekerjaan karena ia tidak memiliki kemampuan bahasa Inggris yang cukup. Menyadari hal ini, ia merenungi dirinya sewaktu masih kuliah dulu. Kenapa tidak belajar bahasa Inggris sejak dulu?kenapa tidak mencoba membuka bisnis saat kuliah dulu sehingga sekaran tidak menjadi pengangguran?

Kadang-kadang kita harus berhenti bekerja keras untuk mau berpikir lebih tenang dan masuk ke pemikiran dan mempertanyakan pada diri sendiri. Apa yang harus saya perbaiki? Apa yang salah pada apa yang saya lakukan? Karena dengan hanya bekerja keras saja tidak akan membawa sukses. Tetapi bekerja keras dengan benar, mau menganalisis diri, melihat orang lain, belajar dari semua lini dengan benar, barulah kita dapat mencapai sukses. Ini sangat penting, dan walaupun semua orang tahu, kadang-kadang kita melupakannya karena rutinitas harian kita. Maka apapun yang kita lakukan sama dengan apa yang kita lakukan kemarin, tidak pernah dianalisis lagi. Maka hasilnyapun akan kurang lebih sama dengan yang kita hasilkan dulu.

Kalau kita ingin melakukan perbaikan, kita harus melakukan sesuatu yang baru. Sesuatu yang dulunya belum pernah kita lakukan. Jangan hanya sekedar menjalankan rutinitas hidup. Melakukan rutinitas yang sama bahkan akan lebih berbahaya, karena setelah lewat 5 atau 10 tahunkita baru sadar kalau telah salah.

Maka cobalah ambil sepotong waktu kita meski hanya satu atau dua jam untuk berpikir dengan tenang. Lalu mengevaluasi terhadap apa yang sudah kita lakukan selama ini. Tidak hanya sekedar bekerja dengan keras, tetapi juga bekerja dengan benar.

Kesuksesanku dimasa kini adalah buah dari kerja kerasku dimasa lalu, kesuksesanku dimasa depan adalah buah kerja kerasku di hari ini, maka aku harus mulai melakukan yang terbaik mulai saat ini.

Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (Q.S 9 : 105)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s