Kondisi Ideal Umat Islam

Dalam Al-Quran (Q.S Al-Imran : 110) disebutkan bahwa umat muslim memiliki kelebihan dari umat yang lain. Tentu hal ini seharusnya menjadi pemicu bagi kita umat muslim untuk terus menjadi yang terdepan. Kondisi ideal umat muslim itu meliputi 3 hal :

  1. Khoiru Ummah
  2. Umat Islam memiliki supremasi dalam segala bidang, yaitu bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, ilmu dll. Kekuatan digalang dari semua aspek kehidupan. Hal ini tertuang dalam Q.S Al-Imran : 110

  3. Ummatan Wasatho
  4. Umat Islam bisa menjadi penengah dan pemberi solusi terhadap persoalan global maupun regional. Think globally act locally. Umat Islam bisa menjadi memberikan kontribusi nyata kepada lingkungan masyarakatnya. Cek Q.S 2 : 143

  5. Ummatan Wahidah
  6. Umat Islam yang bersatu padu dalam ikatan amal jama’I yang kuat. Sehingga ibarat kumpulan lidi yang kemudian disatupadukan agar memiliki manfaat yang lebih besar. Cek Q.S 21 : 92


Melihat Kondisi Faktual Umat Islam

Mengaca pada bangsa kita yang notabene berpenduduk sebagian besar beragama Islam, sudah seharusnya antar sesama muslim bisa saling hidup rukun, saling beramal jama’I sehingga pengaruh positif bagi bangsa pun akan terasa. Namun, pada kenyataannya umat Islam di negeri kita sedang mengalami berbagai krisis, yaitu :

  1. Krisis pemahaman
  2. Pemahaman tentang keislaman warga Negara Indonesia dinilai masih kurang. Hal ini tentu berdampak pada pengamalan-pengamalan keseharian.

  3. Krisis identitas
  4. Bangsa kita yang katanya merupakan bangsa dengan warga Negara yang menganut Islam terbanyak seharusnya berdampak pula pada sikap dan moral bangsanya. Mengaku Islam tetapi kadang tidak berperilaku secara Islam. Jika kita melihat bangsa Jepang yang bisa dibilang tidak mengenal Tuhan, tetapi mereka bisa hidup secara teratur seolah mereka memiliki Tuhan yang selalu mengawasi.

  5. Krisis Orientasi Sosial
  6. Fenomena si kaya semakin kaya dan si miskin semakin miskin inilah yang sering dijumpai di masyarakat kita. Kemampuan meraba (empati) antar sesama masih perlu ditingkatkan, terutama untuk daerah perkotaan yang segalanya serba canggih. Dengan perkembangan teknologi di perkotaan, membuat masyarakatnya semakin sedikit berinteraksi dengan lingkungannya dan berakibat pada kepekaan sosial yang kurang.

  7. Krisis Ukhuwah
  8. Rasa persaudaraan antar sesama muslim yang dinilai masih kurang menjadi penyebab sulitnya bangsa kita untuk maju. Nilai-nilai ukhuwah seperti ta’aruf, tafahum, dan ta’awun perlu diasah lagi untuk menciptakan kesolidan.

  9. Krisis Kepemimpinan
  10. Sulitnya menemukan figur pemimpin yang mendekati Rasulullah saw dan para sahabat membuat bangsa kita kekurangan teladan kepemimpinan. Para pemimpin kita sudah banyak yang mencontohkan keburukan, seperti korupsi. Akibatnya, masyarakat sudah tidak respek lagi kepada para pimpinan negeri ini.

Pembenahan pada kondisi faktual umat Islam kini perlu dilakukan secara serius. Tantangan Islam ditengah globalisasi semakin berat. Mulai dari tantangan microchip technology, computer technology, satelit technology, dan transportation technology. Diharapkan nantinya bangsa kita yang mayoritas umat Islam bisa bertindak kongkrit untuk menjawab tantangan globalisasi itu. Untuk mewujudkan masyarakat madani dan menjadi Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur (Negara sejahtera yang penuh ampunan Allah).

One thought on “Kondisi Ideal Umat Islam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s