Beliau Adalah Rasulullah

Di suatu saung, seorang ibu dan anaknya sedang bercengkrama dan mengobrol tentang tokoh idolanya masing-masing. Seorang anak yang memiliki rasa keingintahuan yang besar lebih banyak bertanya kepada ibunya.

Anak : “Menurut ibu, siapa tokoh idola ibu yang paling baik terhadap keluarganya?”
Ibu : “Ada, nak. Beliau adalah orang yang selalu melayani keluarganya, selalu membantu pekerjaan rumah tangga padahal beliau laki-laki. Apabila datang waktu sholat, beliau berwudhu lalu keluar (ke masjid) untuk menunaikan sholat.”

Anak : “Menurut ibu, siapa tokoh idola ibu yang paling dermawan?”
Ibu : “Beliau adalah orang yang paling dermawan. Saat beliau diberi tujuh puluh ribu dirham, beliau meletakkan uang itu di atas tikar, lalu beliau membagikannya dan beliau tidak menolak siapa pun yang eminta sampai uang tersebut habis.”


Anak : “Menurut ibu, siapa tokoh idola ibu yang paling santun?”
Ibu : “Beliau adalah orang yang apabila ada seseorang mebisikkan sesuatu kepadanya, beliau mendekatkan kepalanya kepada orang tersebut hingga orang itu selesai berbisik. Tidaklah seseorang mengulurkan tangannya untuk bersalaman, maka beliau akan mengulurkan tangannya untuk bersalaman. Apabila beliau bertemu dengan seseorang, maka beliau memulai dengan salam, dan memulai menjabat tangan para sahabatnya.”

Anak : “Menurut ibu, siapa tokoh idola ibu yang paling baik menjamu tamunya?”
Ibu : “Beliau selalu menghormati siapapun yang datang ke rumahnya. Beliau kadang-kadang membentangkan pakaiannya sebagai alas dan lebih mengutamakan untuk duduk di atas bantal yang sedang didudukinya dan jika orang itu menolak maka beliau akan terus memintanya agar mau duduk di atasnya.”

Anak : “Menurut ibu, siapa tokoh idola ibu yang paling tawadhu?”
Ibu : “Beliau adalah orang yang suka menunggang keledai, membonceng di belakangnya, menjenguk orang miskin, duduk bersama orang-orang miskin, duduk bercampur baur dengan para sahabatnya, dimana beliau mendapatkan tempat duduk karena majelis telah penuh, maka disitulah beliau duduk.”

Anak : “Menurut ibu, siapa tokoh idola ibu yang paling berwibawa?”
Ibu : “Beliau adalah orang yang paling berwibawa. Pada saat beliau sedang tertidur di bawah pohon, ada seseorang yang berniat membunuhnya. Orang itu telah menghunuskan pedang ke arah beliau, tetapi wibawanya mengenainya sehingga orang itu gemetar dan tangannya tidak kuasa lagi memegang pedang hingga pedangnya pun terjatuh.”

Anak : “Menurut ibu, siapa tokoh idola ibu yang paling pemaaf?”
Ibu : “Beliau adalah panglima perang yang menaklukkan kota Mekah. Beliau menyuruh untuk menhancurkan berhala-berhala yang ada di dalam kabah. Setelah itu, beliau berdiri bersama para sahabatnya. Lalu beliau melihat musuh-musuh ketakutan di depan mereka sehingga beliau bertanya kepada mereka, “Apa kira-kira yang akan saya lakukan kepada kalian?” mereka menjawab, “Kebaikan, karena engkau adalah saudara yang mulia dan anak saudara yang mulia.” lalu beliau berkata, “Pergilah kalian dan kalian merdeka. Sejak hari ini kalian tidak akan dihinakan dan semoga Allah mengampuni kalian karena Dia Maha Pengampun.” Akibat pemberian maaf beliau kepada mereka itulah yang menjadikan kebanyakan mereka masuk ke dalam aama Allah.”

Anak : “Menurut ibu, siapa tokoh idola ibu yang paling sabar?”
Ibu : “Beliau adalah seseorang yang suka dilempari kotoran hewan oleh tetangganya, tetapi beliau tidak marah. Suatu saat, orang yang melempari kotoran itu sakit dan beliau lah orang pertama yang menjenguknya. Orang itu pun masuk Islam.”

Anak itu terkagum-kagum dengan tokoh idola ibunya. Anak itu lantas keheranan, lalu bertanya kepada ibunya, “Siapakah tokoh idola itu, ibu?” lalu ibunya menjawab, “Beliau adalah Rasulullah, Muhammad saw. Tidak hanya itu saja nak, masih banyak keutamaan-keutamaan akhlak yang lainnya

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. Q.S Al-Ahzab : 21

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s