Suarakan Hatimu Lewat Jurnalistik

Ketika kita melihat suatu fenomena yang tidak sesuai dengan kata hati kita, apa yang kita rasakan?Mungkin hati ini akan memberontak dan ingin menyuarakan kebenaran itu. Ketika kita melihat penyimpangan-penyimpangan yang ada di masyarakat, tetapi kita tidak memiliki kuasa dan wewenang untuk meluruskannya, apa yang kita rasakan?Mungkin hati kita akan merasa gelisah karena ada suatu kesalahan yang tidak bisa kita ubah secara langsung. Bersyukurlah jika kita masih memiliki kegelisahan hati ketika melihat suatu perilaku yang menyimpang karena hati kita masih hidup (Qolbun salim). Merenunglah jika ketika melihat hal-hal yang menyimpang tetapi hati kita tidak memberontak karenanya, bisa jadi hati kita sedang sakit (Qolbun maridh) atau bahkan mati (Qolbun Mayyit).

Ketika kita ingin mengubah sesuatu hal yang menurut kita sudah menyimpang dari norma-norma yang ada tetapi kita tidak memiliki posisi strategis atau wewenang untuk mengubahnya, jangan khawatir karena masih banyak cara untuk tetap bisa menyuarakan kebenaran itu. Memang, memiliki jabatan strategis akan lebih mudah untuk bisa menyuarakan kebenaran karena memiliki wewenang untuk menetapkan kebijakan publik yang positif. Akan tetapi, bagaimana jika wewenang itu diselewengkan?Melalui media atau fasilitas apalagi kita bisa menyuarakan kebenaran?

Berdasarkan info yang saya kutip dari sahabat saya, Almahira Az Zahra, terdapat lima pilar utama sebuah negara, yaitu trias politica (legislatif, eksekutif, yudikatif), jurnalistik, dan radio. Trias politica memang selayaknya berada pada tiga posisi teratas karena porsinya dalam fungsi vital negara. Tetapi jurnalistik, meskipun tidak memiliki peran pada sistem pemerintahan, tetap menjadi bagian tak tepisahkan. Ia bisa menjadi kawan ataupun lawan yang bisa menghancurkan sebuah sistem karena pengaruhnya yang besar terhadap opini publik.

Jurnalistik berasal dari kata Journal atau du Jour (bahasa perancis) yang artinya catatan atau berita harian. Adapun kegiatan jurnalistik tergabung dalam proses mengumpulkan, menyiapkan, dan menuliskan sebuah informasi yang nantinya disebarluaskan melalui media massa. Dengan tujuan menyampaikan kabar yang baru kepada banyak orang secepat mungkin, terkandung sifat mendidik, memimpin, mengecam, dan memberikan saran didalamnya.

Dalam penyampaiannya, kita bisa menggunakan media informasi yang tersedia, misalnya melalui televisi atau radio kampus. Akan tetapi, jika media-media tersebut tidak realistis untuk dilakukan, media lain yang bisa digunakan adalah dengan tulisan. Bagi jurnalistik yang berupa tulisan, banyak sekali kelebihan didalamnya. Kekuatannya dalam sebuah tulisan mampu menghanyutkan para pembacanya sehingga dapat membentuk opini publik. Hal ini disebabkan komunikasi satu arah antar penulis dan pembaca sehingga tak ada ruang diskusi bebas diantara mereka. Selain itu, tulisan terbit atas nama lembaga sehingga komunikasi yang terbentuk besifat kelembagaaan. Target pembaca pun beragam yang bisa membuat sebuah tulisan memberi pengaruh terhadap berbagai lapisan masyarakat.

Dengan bekal-bekal ilmu jurnalistik, kita semakin dimudahkan dalam menyampaikan aspirasi dan bisa menjadi sarana dakwah juga. Ketika kita melihat suatu penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di masyarakat, kita tidak perlu memusingkan diri karena tidak memiliki posisi strategis untuk mengubah itu semua. Cobalah untuk membuat tulisan yang isinya mengandung opini-opini untuk meluruskan peyelewengan tersebut. Dengan tulisan juga kita bisa membentuk opini publik untuk sama-sama bergerak dalam koridor yang benar. Dengan begitu, diharapkan kita bisa tetap menyuarakan kebenaran walaupun tidak memiliki posisi strategis dan bisa menjadi agen-agen dakwah dengan tulisan-tulisan kita. Sampaikanlah kebenaran itu walaupun pahit.

Ballighu’anni walau ayyah,
Sampaikanlah apa yang kalian dapat dariku walau hanya satu ayat. (HR. Bukhari)

3 thoughts on “Suarakan Hatimu Lewat Jurnalistik

  1. RAMADHANI

    pak bisa batu saya untuk mencari orang yang mau memberikan dana lunak untuk modal usaha tanpa agunan dalam jangka 24 bulan. mohon bantuanya pak

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s