Tips Memunculkan Ide Untuk Menulis

Buka bukan hanya mata dan telingamu, tetapi semua panca indera, dan aktifkan hatimu ketika satu peristiwa, adegan, kalimat menyapa dirimu. bangun Imajinasimu dan tuangkan tanpa menunggu hari esok!” (Asma Nadia)

Banyak orang yang mengira bahwa kemampuan menulis itu tumbuh dari bakat atau mungkin karena anak seorang penulis. Misal saja anak kandung dari Asma Nadia yang telah melahirkan sebuah buku ketika berumur 10 tahun atau anak kandung dari Aa Gym yang telah menulis cerpen ketika usia yang masih belia. Memang itu bisa menjadi salah satu faktor yang mempermudah proses belajar, tetapi bakat menulis bukanlah hal yang mutlak ketika seseorang ingin menjadi seorang penulis atau sekedar menulis artikel sederhana.

Sebenarnya kemampuan menulis sudah dimiliki setiap orang, baik itu menulis karena hobi ataupun menulis karena tuntutan pekerjaan. Mau tidak mau, kemampuan menulis merupakan suatu kebutuhan bagi kita dalam menyelesaikan tugas sehari-hari, baik itu untuk menyelesaikan laporan pekerjaan, makalah tugas perkuliahan, atau sampai menulis artikel.

Manusia memiliki keistimewaan dibandingkan dengan makhluk Allah yang lain karena manusia diberi akal dan hati oleh Allah. Dengan bekal itulah, setiap orang bisa menuangkan ide dan gagasannya ke dalam bentuk apapun, termasuk tulisan. Namun, adakalanya kita mengalami kemandegan ketika kita ingin menghasilkan sebuah tulisan. Kemandegan tersebut bisa disebabkan oleh kurangnya ide yang kita miliki. Berikut ada tips-tips sederhana yang bisa coba untuk memunculkan kembali ide-ide brilian kita :

  1. Banyak membaca
  2. Pasangan klop menulis adalah membaca. Maksud membaca disini artinya luas. Ayat yang pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad saw bukanlah perintah untuk melaksanakan sholat atau zakat atau puasa, tetapi perintah untuk membaca (IQRO). Maksud membaca disini adalah membaca keadaan di sekitar kita, mulai dari keadaan lingkungan paling terkecil (keluarga) sampai lingkungan masyarakat. Perhatikan fenomena yang terjadi di masyarakat dan hal ini akan menambah wawasan dan ide yang siapa tahu akan menjadi sebuah tulisan.

    Cara ini juga bisa dilakukan dengan sering membaca berita di surat kabar atau menonton berita di televisi, dengan begitu kita akan mengetahui perkembangan yang terjadi di lingkungan masyarakat dan kita memiliki opini tersendiri yang bisa dituangkan menjadi ide untuk menulis. Jika dalam penulisan kita masih kekurangan ide, kita bisa membuka-buka buku atau artikel lain yang bisa menjadi referensi.

  3. Banyak jalan-jalan
  4. Banyak jalan-jalan akan membuat kita mendapat input dan hikmah yang lebih banyak ketimbang hanya mengurung diri di kamar. Cara ini bisa kita lakukan sambil berolahraga, misalnya bersepeda. Dengan begitu, kita tidak hanya akan bertambah wawasan tetapi juga akan bertambah sehat.

    Bahkan para ulama terdahulu yang banyak menulis buku hingga ratusan judul, umumnya adalah seorang pengembara. Seperti kata Imam Syafi’i:

    Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
    Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
    Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
    Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang

    Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
    Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang

    Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
    Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran

    Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
    Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

    Bijih emas bagai tanah biasa sebelum digali dari tambang
    Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa
    jika di dalam hutan

  5. Banyak silaturahim
  6. Rasulullah saw juga mengingatkan kita bahwa silaturahim bisa melapangkan rezeki dan memanjangkan umur. Rezeki tidak hanya berupa materi atau uang yang ternilai harganya. Rezeki juga bisa berupa ilmu yang bermanfaat atau teman-teman baru. Dengan begitu, ide dan wawasan kita akan semakin bertambah sehingga kita memiliki banyak ide untuk dituangkan ke dalam sebuah tulisan.

Setelah mempraktekkan ketiga tips sederhana di atas, tentu sedikit demi sedikit kita akan terbiasa untuk menulis. Mulailah dari yang paling sederhana dan jangan langsung membayangkan untuk menulis materi-materi yang berat jika ide kita belum ada. Namun, adakalanya sebagian orang masih belum percaya diri untuk mem-publish tulisannya, hal ini bisa diakali dengan mencoba untuk memperlihatkan tulisan-tulisan kita kepada teman-teman terdekat dan meminta sarannya untuk perbaikan. InsyaAllah, dengan cara itu kita akan terus memperbaiki kualitas tulisan kita dan akan semakin percaya diri dalam menulis. Jadi, menulis itu tidak sesulit yang dibayangkan jika tahu jurus-jurusnya.

3 thoughts on “Tips Memunculkan Ide Untuk Menulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s