Mengikat Nikmat Dengan Bersyukur

syukuri apa yang ada
hidup adalah anugerah
tetap jalani hidup ini
melakukan yang terbaik

Coba kita luangkan waktu sejenak dari segala aktivitas kita untuk coba merenungi hal-hal baik yang terdapat dalam diri kita untuk kita syukuri. Mari kita coba renungkan tentang apa yang telah kita capai selama ini, iman dan Islam yang terhujam dalam hati, betapa banyaknya orang-orang yang peduli pada kita, ilmu-ilmu yang kita dapatkan dan kuasai, minat dan bakat yang kita miliki, pengalaman hidup yang telah banyak mewarnai setiap episode hidup kita, dan hal-hal terindah yang telah melewati kehidupan kita.

Hal-hal yang kita syukuri akan terus meningkat dalam hidup kita, kelimpahan dimulai dengan rasa syukur. Nikmat akan terikat oleh rasa syukur. Dengan rasa syukur yang tulus, kita akan menghargai apa yang telah kita miliki. Rasa syukur akan menentramkam jiwa sehingga akan mendorong mental, spiritual, dan fisik untuk terus menggelorakan semangat dalam meraih impian dan tidak akan takut akan kegagalan karena menyadari bahwa hakikatnya apa yang ada di dalam hidup kita hanyalah titipan.

Bagaimana mungkin kita bisa meraih hal-hal yang lebih besar bila kita tidak pernah merasa bersyukur atas apa yang telah kita miliki. Bagaimana mungkin kita akan menikmati nikmat yang lebih besar lagi bila kita masih belum merasa cukup atas apa yang ada.

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (Q.S Ibrahim : 7)

Bersyukur bisa kita mulai dari hal-hal terkecil dengan mengucapkan Alhamdulillah. Hati yang bersyukur tidak akan merasa dongkol terhadap orang lain yang mendapat kenikmatan lebih. Hati yang selalu bersyukur tidak akan merasa kecewa terhadap hasil yang tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Manusia memang tidak luput dari masalah dan beban hidup, justru masalah lah yang membuat seseorang bisa lebih tegar. Seseorang yang diberi ujian sakit, dia bisa jadi mengenal arti kesehatan. Seseorang yang diberi ujian kemiskinan, dia akan lebih mengenal hidup sederhana. Seseorang yang diberi ujian berupa kecelakaan, dia akan lebih mengenal arti kata hati-hati.

Kita tahu bahwa kita dapat mencapai tujuan karena kita pernah merintis hal-hal seperti itu. Pengalaman hidup adalah aset yang perlu kita syukuri, baik itu pengalaman pahit maupun pengalaman manis. Bagaimanapun juga, pengalaman-pengalaman itulah yang akan memberi warna pada hidup kita dan membuat kita bisa menjadi lebih bijak. Siapa bilang tidak ada hal yang patut disyukuri?Masih banyak 1001 alasan yang membuat kita tidak jadi untuk mengeluh.

Semua dalam jangkauan kita ketika kita bersyukur akan apa yang telah kita dapatkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s