Saya Bermimpi Menjadi Penulis Buku Bestseller (Visualisasi Mimpi)

Pagi ini, kantor penerbit menelepon saya tentang rencana bedah buku terbaru saya di sebuah universitas terkenal di Jakarta. Dia meminta saya untuk mengosongkan waktu di akhir bulan ini karena pembaca buku-buku saya sebelumnya, sudah tidak sabar ingin segera menikmati curahan kata-kata yang saya tuliskan. Apa boleh buat, saya harus mengorbankan waktu berakhir pekan dengan keluarga bulan ini.

Di lain pihak, saya mendapat telepon lagi dari penerbit yang menerbitkan buku saya yang kedua. Beliau bilang, buku saya akan memasuki cetakan yang keduabelas dan beliau mendapat masukan dari para pembaca untuk membubuhkan tanda tangan saya di setiap buku yang saya tulis. Alhamdulillah, berkah dari tekad yang kuat agar bisa bermanfaat bagi orang lain dengan cara menulis.

Ketika saya membuka reminder di handphone jadul saya, Sony Erricson yang sudah 7 tahun bertahan sejak saya masih SMA, saya teringat akan agenda workshop tentang dunia kepenulisan yang harus saya isi di akhir minggu ini. Alhamdulillah, saya bisa bernostalgia lagi dengan dunia SMA dulu karena pesertanya adalah anak-anak SMA.

Setelah memeriksa agenda dan mengecek email dari penerbit, saya beranjak untuk mengunjungi toko buku yang kini telah memiliki 3 cabang di kota Bandung, padahal dulunya toko buku ini masih hanya sebatas di dunia maya karena saya menjualnya secara online bersama kedua teman saya. Alhamdulillah.

Saya menyadari bahwa segala sesuatu yang membuat kita bahagia bukanlah sesuatu yang telah kita hasilkan, walaupun ada sedikit kebahagiaan tapi bukanlah kebahagiaan yang hakiki. Akan tetapi, sesuatu yang membuat kita bahagia adalah ketika kita bisa memberikan sebanyak-banyaknya manfaat untuk orang lain.

Berangkat dari tekad yang kuat untuk menjadi manusia yang bermanfaat, keinginan untuk menjadi bagian dari sejarah kebaikan, berawal dari sebuah hobi yang sederhana, saya coba untuk mengembangkannya. Saya juga menyadari bahwa bisnis itu hanyalah sarana, bisnis itu hanyalah alat, bisnis apapun. Tetapi tujuan utamanya adalah bagaimana agar kita bisa bermanfaat bagi orang lain dengan mengharap ridho Allah.

Saat terbangun di pagi hari, kita hanya punya DUA pilihan singkat. Kembali tidur dan bermimpi atau bangun dan kejar mimpimu!

5 thoughts on “Saya Bermimpi Menjadi Penulis Buku Bestseller (Visualisasi Mimpi)

  1. ermadear

    saya juga berpikir dan berangan,,gimana caranya untuk menjadi blogger sejati dan mendapat income dari nge-blog…??!!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s