Siapakah Makhluk yang Paling Beriman?

Suatu hari, Rasulullah bersama para sahabatnya sedang berkumpul, kemudian Rasulullah bertanya kepada para sahabatnya. Rasulullah saw bersabda, “Siapakah makhluk yang paling beriman itu?” Lalu para sahabat menjawab, “Tentulah para malaikat yang paling beriman karena ia selalu menjalankan perintah Allah.” Rasulullah saw kemudian bersabda, “Tidak heran jika malaikat beriman karena ia tidak memiliki nafsu pada keburukan.” Rasulullah saw menjawab disertai dengan alasan-alasan yang logis. Para sahabat pun kembali menjawab, “Kalau begitu, tentulah para nabi yang paling beriman itu.” Rasulullah saw bersabda, “Tentulah para nabi itu beriman karena setiap perbuatannya dibimbing oleh wahyu.” Kemudian para sahabat pun kembali menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.”

Kemudian Rasulullah saw bersabda, “Makhluk yang paling beriman itu adalah manusia yang tidak pernah melihatku, tidak pernah mendengar suaraku, tetapi mereka menjalankan apa yang diturunkan Allah kepadaku (Al-Quran) dan mereka mengikuti sunnahku, dan mereka beriman seperti menggenggam bara api.”

***

Menjalankan syariat Islam pada masa sekarang ini tentu memiliki tantangan yang berbeda dari masa-masa sebelumnya. Tantangan pada masa kini tentu lebih berat, selain karena semakin tumbuhnya sistem informasi, juga dipengaruhi oleh pola hidup yang sudah semakin berubah. Oleh karena itu, Rasulullah bersabda bahwa orang yang paling beriman itu ialah orang yang tetap menjalankan perintah Allah tetapi tidak pernah melihat langsung dan mendengar suara Rasulullah saw.

Dalam era yang sudah semakin canggih ini, peluang seseorang untuk mendapat pahala dan dosa sangat besar. Di tengah marakanya perkembangan teknologi Web 2.0, seperti facebook, twitter, blog seseorang akan memiliki peluang besar untuk memanfaatkannya atau malah menyia-nyiakannya. Jika kita bisa memanfaatkan teknologi informasi itu secara positif, kita bisa memetik manfaat kemudian bisa menyebarkan manfaat yang luar biasa pula. Akan tetapi, jika kita tidak bisa memanfaatkannya dengan baik, banyak fenomena yang sudah membuktikan peritiwa ini.

Itulah mengapa Rasulullah mengatakan bahwa orang yang beriman tetapi tidak pernah melihat dan mendengar secara langsung kepada Rasulullah saw, mereka seperti memegang bara api. Bara api itu diibaratkan tantangan yang begitu berat pada masa sekarang ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s