Inspirasi dari Universitas Indonesia

Baru-baru ini, saya berkesempatan untuk berkunjung ke Universitas Indonesia dalam rangka menghadiri sidang terbuka promosi Doktor. Sebuah kesempatan emas bagi saya menyaksikan langsung pengalaman dan prosesi dari jenjang pendidikan. Pengalaman dari menghadiri sidang terbuka ini semakin menginspirasi saya untuk terus melanjutkan pendidikan hingga ke tingkat tertinggi. Ini juga yang─salah satunya─menginspirasi saya untuk menjadi seorang dosen yang terus memberi kebermanfaatan untuk orang banyak.

Suasana sidang terbuka Doktor

Tidak hanya itu saja─menghadiri sidang terbuka─yang memberikan inspirasi baru bagi saya, tetapi juga saya begitu terkesima begitu masuk ke Universitas tempat kuliah tokoh pergerakan Soe Hok Gie itu. Suasana kampusnya begitu asri dan benar-benar menunjukkan kampus yang terpandang di Asia. Betapa tidak, konsep green campus benar-benar diterapkan disini. Salah satunya adalah tersedianya jalur khusus untuk sepeda dan shelter tempat peminjaman sepeda.




Suatu hal yang inovatif dalam rangka mewujudkan suatu kampus yang berwawasan lingkungan. Memang, konsep bike to work atau bike to campus sudah cukup mewabah dimana-mana. Sekarang, masyarakat sudah mulai menggemari budaya bersepeda ke kampus ataupun ke tempat kerja─terlepas dari budaya latah. Konsep acara yang bertemakan sepeda pun sudah marak dilakukan oleh banyak instansi.

Memang, kondisi bumi kita sudah semakin rapuh. Selain karena pengaruh emisi kendaraan bermotor, bumi kita pun dicemari dengan polusi dari industri. Banyak industri yang tidak memerhatikan konsep ramah lingkungan (green environmentI) sehingga akibatnya berdampak pada lingkungan sekitar pabrik (industri).

Kembali ke soal konsep green campus Universitas Indonesia, untuk mendukung mobilisasi dalam kampus─karena area kampusnya begitu luas─dibangun jalur khusus sepeda, sehingga apabila kita melihat ke sekeliling jalan, kita akan terkesima melihat massa kampus banyak yang bersepeda. Ini membuat saya berpikir, alangkah bagusnya jika konsep ini diterapkan di kampus ITB─dengan jalur sepeda sederhana mengingat area kampus ITB tidak terlalu luas. Atau minimal, disediakan pos-pos atau halte tempat peminjaman sepeda untuk umum.

SOP Peminjaman sepeda

 

Baru-baru ini juga, alumni ITB angkatan 75 mulai menggagas sepeda dalam kampus yang bisa digunakan oleh civitas akademika. Menyangkut teknis pelaksanaannya, kita bisa mengadopsi sistem yang telah dibuat oleh Universitas Indonesia. Diharapkan dengan konsep bike to campus ini, kita bisa meningkatkan kepedulian dan aksi nyata kita terhadap pelestarian lingkungan. Tidak memiliki sepeda tidak menjadikan kendala, tetapi jika kemauan untuk melestarikan lingkungan sudah terpatri dalam mental masing-masing individu─khususnya mahasiswa─maka konsep green campus itu akan semakin dekat dari pandangan kita.

 

3 thoughts on “Inspirasi dari Universitas Indonesia

  1. z4nx

    saya suka postingan ini..
    semoga jadi dosen nya ksampean..nitip pesen buat ttg yg pada suka tawuran..kita yang ga sekolah jadi bingung..masa orang intelek pada berantem ?

    Reply
  2. Pingback: Tren Bersepeda dan Car Free Day « Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s