Buku Baru, Inspirasi Baru

Minggu kemarin, seperti biasa saya dan keluarga melakukan agenda rutin setiap minggu pagi, yaitu menghadiri pengajian Majelis Percikan Iman yang biasanya diisi oleh Ust. Aam Amiruddin. Namun, karena berhalangan hadir, Ust Aam digantikan oleh Ust Saiful Islam Mubarok. Saya tidak akan membahas materi kajiannya disini, biarlah para pembaca merasa penasaran lalu terinspirasi untuk menghadiri kajiannya juga setiap minggu pagi.

Setelah itu, rute selanjutnya adalah toko buku. Walaupun buku yang saya beli pada waktu sebelumnya belum habis saya baca semua, tapi karena saya merasa ingin sekali mendapat penyegaran baru tentang buku-buku terbaru, akhirnya saya tidak tahan untuk membeli buku baru.

Target buku yang saya beli kali ini terinspirasi dari buku-buku di Sampoerna Corner─perpustakaan pusat ITB─yang menginspirasi saya untuk memiliki sendiri bukunya agar tidak mondar-mandir keluar masuk Sampoerna Corner setiap harinya. Buku itu berjudul “Kubik Leadership” karya Jamil Azzaini dkk, saya merasa tercerahkan setelah membaca buku itu.

Buku berikutnya adalah buku karya peraih nobel sastra dari Indonesia, yaitu Pramoedya Ananta Toer yang berjudul “Bumi Manusia”, salahsatu judul dari tetralogi Buru (Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca). Saya penasaran dengan buku ini setelah mendengar dan membaca ulasan dari kawan-kawan saya. Tidak lupa juga dengan buku karya Andrea Hirata terbaru yang sekaligus menelurkan dua buku sekaligus (dwilogi) yang dikemas dalam satu buku─”Padang Bulan” dan “Cinta di Dalam Gelas”. Begitu melihat pengemasannya, buku ini terlihat unik karena memiliki layout yang berbeda dari biasanya, saya sempat bingung melihatnya.

Tidak lupa juga, untuk mengasah dan memperdalam kemampuan menulis saya, saya membeli juga buku tentang kepenulisan. Kali ini, buku yang saya beli adalah buku karya Triani Retno yang berjudul “25 Curhat Calon Penulis Beken”. Mudah-mudahan saya bisa belajar banyak dari buku ini dan segera melahirkan karya dari tangan saya sendiri. Amin.

Nah, sekarang tinggal mencari waktu yang tepat untuk membaca semuanya. Buku Andrea Hirata saya jadwalkan untuk dibaca sewaktu saya melakukan backpacking ke Jawa sebagai teman perjalanan, tetapi untuk buku yang lain kapan ya? Akan tetapi, satu hal yang harus diingat dan dilakukan : Buku yang saya beli dan telah saya baca harus bisa “balik modal” lagi dengan menelurkan tulisan-tulisan yang bisa menginspirasi orang lain. Semoga!

2 thoughts on “Buku Baru, Inspirasi Baru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s