Ramadhan 14 : Ramadhan Sebagai Madrasah Pendidikan Karakter

Selasa, 14 Ramadhan 1431 H / 24 Agustus 2010

Inti dari permasalahan bangsa yang sedang melanda Indonesia kini berakar pada karakter manusianya. Pernyataan ini juga diperkuat oleh tulisan-tulisan Ratna Megawangi dalam bukunya “Semua Berakar Pada Karakter”. Ratna Megawangi begitu fokus pada pengembangan karakter manusia, atau lebih dikenal dengan gagasannya tentang pendidikan holistik berbasis karakter. Saya ingin menyangkut-pautkan konsep yang dibawa oleh Ratna Megawangi tadi dengan momentum bulan Ramadhan.

Salahsatu solusi untuk membuat pendidikan moral menjadi lebih efektif adalah menyandingkanya dengan pendidikan karakter. Pendidikan moral biasanya hanya sekedar menyentuh aspek pengetahuan─knowing the good─(Islam/kognitif), belum menyentuh pada aspek amal (iman/psikomotorik) dan sikap (ihsan/afektif). Sesuai dengan tiga tingkatan dalam Islam : Islam, iman, dan ihsan. Seseorang dapat disebut sebagai orang yang berkarakter apabila tingkah lakunya sesuai dengan kaidah moral.

Pendidikan karakter─menurut definisi─adalah pendidikan untuk membentuk kepribadian seseorang melalui pendidikan budi pekerti yang hasilnya terlihat nyata dalam tindakan nyata seseorang─seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja keras, dsb (Lickona, 1991). Jadi karakter itu erat kaitannya dengan kebiasaan yang kerap dimanifestasikan dalam tingkah laku.

Karakter juga ibarat otot (muscle memory-myelin) dan otot-otot tersebut akan menjadi lembek jika tidak pernah dilatih dan akan menjadi tangguh jika sering dilatih. Layaknya seorang binaragawan. Namun, itu saja tidak cukup. Seseorang yang terbiasa berbuat baik belum tentu menghargai pentingnya nilai-nilai moral. Misalnya, seseorang yang menahan dirinya dari berkata dusta, belum tentu karena menjunjung tinggi moral, mungkin saja perilaku itu dilakukan karena ada maksud lain. Oleh karena itu, membangun karakter manusia berarti kita berbicara juga tentang aspek desiring the good─keinginan untuk berbuat baik.

Tidak berhenti sampai disitu, keinginan untuk berbuat baik (desiring the good) bersumber juga dari kecintaan untuk berbuat baik (loving the good). Memang, menumbuhkan kedua aspek tersebut tidaklah mudah dan memerlukan kondisi lingkungan yang sangat kondusif. Lagi-lagi, saya tidak pernah bosan menuliskan ini, Ramadhan merupakan bulan momentum─juga kondusif─bagi kita untuk bisa memperbaiki diri dan menumbuhkan aspek knowing the good, desiring the good, dan loving the good.

Ramadhan begitu terasa keberkahannya. Terasa sekali pembinaan diri di bulan Ramadhan ini. Ramadhan telah menjadi semacam madrasah besar bagi kita untuk mau belajar dan terus memperbaiki diri. Ramadhan sebagai madrasah tempat kita menempa diri dengan ilmu, amal, dan keinginan untuk selalu berbuat yang terbaik. Bukan hal yang tidak mungkin, karakter manusia akan berkembang dari yang asalnya hanya sekedar mengetahui (knowing the good), kemudian akan menjelma menjadi suatu hasrat ingin beramal baik (desiring the good). Pembiasaan berbuat baik (acting the good) tersebut akan menjelma lagi menjadi suatu kecintaan terhadap hal-hal yang baik (loving the good).

Sebuah masyarakat yang budayanya tidak memerhatikan pentingnya mendidik good habits (melakukan kebiasaan berbuat baik), akan menjadi masyarakat yang terbiasa dengan kebiasaan buruk. Karakter-karakter baik yang terbentuk─dari momentum Ramadhan─kemudian akan membentuk perilaku masyarakat yang baik pula. Nah, Ramadhan merupakan momen yang sangat kondusif untuk membangun karakter pribadi. Ramadhan sebagai madrasah pendidikan karakter yang akan menumbuhkan aspek knowing the good, desiring the good, acting the good, dan loving the good. Bukan hal yang mengada-ngada, bahwa karakter masyarakat yang terbina menjadi baik saat Ramadhan akan berpengaruh besar pada pembangunan karakter bangsa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s