[Buku] Spirit of Ramadhan : Sebuah Prolog

Segala puji bagi Allah yang telah mempertemukan kembali kita semua dengan bulan yang penuh berkah, yaitu bulan Ramadhan. Bulan yang di dalamnya terdapat berbagai keistimewaan yang Allah sajikan kepada orang-orang yang beriman. Sajian itu tidak lain adalah untuk membentuk manusia yang bertakwa, sesuai dengan yang terekam indah dalam Q.S Al-Baqoroh ayat 183 :

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.

Sholawat serta salam juga semoga terlimpah kepada Nabi Muhammad Saw yang telah menggiring peradaban manusia dari kegelapan menuju cahaya-Nya dan telah menunjukkan kepada kita semua betapa indahnya bulan Ramadhan. Juga kepada para sahabat serta pengikut-pengikut Beliau hingga akhir zaman kelak.

Bulan Ramadhan memang bulan yang teristimewa. Bulan yang akan membuat orang tidak akan melewatkan sedetik pun waktu-waktu berharga miliknya. Semua orang ingin melewatkan momen di bulan Ramadhan dengan gemilang dan berharap bisa memberikan bekas setelah Ramadhan berlalu. Begitu pun dengan diri saya.

Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan kapasitas diri saya dan juga untuk membuat jejak-jejak Ramadhan, saya menguatkan tekad untuk membuat program “satu hari satu tulisan” (one day one post) di bulan Ramadhan. Tekad saya ini juga sebagai bentuk usaha untuk “merekam” jejak-jejak pemikiran dan pemahaman saya untuk kemudian menjadi bahan evaluasi bagi diri saya di kemudian hari.

Menjalankan program “satu hari satu tulisan” tidaklah mudah. Inspirasi untuk menulis tidak serta-merta datang begitu saja. Maka, disitulah tantangannya. Tantangan itu akan “memaksa” diri saya untuk belajar lebih keras dan mencari ilmu lebih giat lagi, baik melalui buku, ceramah, pengalaman, maupun media-media pembelajaran lainnya. Istilahnya, saya “dipaksa” untuk bisa mengikat makna Ramadhan. Lalu, saya mengikat ilmu yang saya dapat ke dalam bentuk tulisan. Namun, ilmu itu tidak boleh hanya menjadi santapan pribadi, maka saya ingin berbagi sedikit ilmu yang dititipkan Allah pada saya melalui tulisan-tulisan ini.

Menjalankan program “satu hari satu tulisan” pun tidak berhenti pada tahap berbagi. Namun, program ini pun menuntut saya untuk mengamalkan ilmu yang telah saya dapat dan bagikan. Program ini telah menjadi semacam “lecutan” agar saya bisa konsisten untuk mengamalkan ilmu yang telah saya dapat. Oleh karena itu, saya takut pada tulisan saya sendiri. Takut jika tidak sesuai dengan apa yang saya lakukan.

Akhir kalam, saya menyadari bahwa tantangan terbesar seorang penulis adalah menyesuaikan antara apa yang telah dituliskan dengan amalan-amalan nyata. Maka, saya memohon agar Allah memberikan ke-istiqomah-an kepada saya─dan juga bagi para pembaca─agar selalu berada di jalan yang diridhoi-Nya. Saya juga memohon maaf jika ada kekhilafan dalam penyampaian tulisan ini.

Demikianlah yang dapat saya sampaikan. Semoga apa yang telah tertulis dalam buku ini dapat selalu menjadi pelajaran dan bahan renungan bagi saya pribadi dan pembaca sekalian. Semoga setiap huruf yang tergoreskan dalam buku ini bisa menjadi warisan berharga dan menjadi amal shaleh bagi saya sebagai bekal kelak dalam mempersiapkan diri untuk bertemu dengan-Nya.

Bandung, 2 Syawal 1431 H / 11 September 2010

Rizal Dwi Prayogo

Download versi ebooknya disini
(klik kanan –> save link as)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s