Tuntutan Menulis (Setiap Hari) ?

Lama tidak menulis blog. Semenjak tahun 2011 ini, telah lama wordpress.com menantang para penggunanya untuk dapat menulis setiap hari, dengan mencantumkan tag postaday2011 di setiap posting tulisan-tulisan baru. Bagi para blogger, tentu hal ini menjadi positif karena dapat memacu semangat menulis. Selain itu, program postaday2011 ini juga bisa menumbuhsuburkan kembali budaya menulis, terutama dalam hal ini budaya menulis untuk blog (blogging).

Pada dasarnya, postaday2011 ini baik, tapi tidak semua orang dapat melakukannya. Mungkin karena kesibukan sehari-hari, sulit mendapat ide, atau sulit mendapat koneksi internet. Maka, terlepas dari kualitas dan kuantitas posting-annya, postaday 2011 ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang (blogger) yang memiliki akses internet setiap hari. Masalahnya, tidak semua orang bisa mendapat akses internet. Jikapun mendapat koneksi internet, belum tentu kemudian bisa mem-posting tulisan.

Tuntutan untuk dapat mem-posting tulisan setiap hari ternyata tidak berkorelasi dengan kualitas tulisan yang dihasilkan, meskipun kuantitas dari tulisan itu bertambah. Akibat dari tuntutan tersebut membuat tulisan yang di-posting hanya alakadarnya saja——yang penting update. Bahkan, (mungkin) lebih sering diisi dengan foto atau gambar. Hal ini akan mengurangi “nilai jual” dari tulisan-tulisan di blog kita. Walaupun——menurut pengamatan saya——rata-rata pembaca lebih menyukai bentuk tulisan yang pendek, singkat, dan tidak terlalu berbobot. Hal ini juga menunjukkan kepada kita bahwa penggunaan blog masih hanya sebatas hiburan.

Mengingat pembaca blog tidak semuanya memiliki akses internet setiap hari, maka meng-update blog setiap hari agaknya perlu dikurangi, jika memang yang dikejar adalah tingkat keterbacaan yang tinggi. Namun, jika yang dikejar adalah update setiap hari, ya silakan saja teruskan menulis setiap hari. Dua hal ini bergantung pada tujuan menulis dari pemilik blog yang bersangkutan.

Memang, orang yang menulis blog setiap hari bukan berarti kualitas dari tulisan tersebut hanya alakadarnya, tapi pertimbangkan pula pekerjaan atau profesi Anda. Jika Anda seorang kolumnis koran atau majalah yang dituntut untuk menulis setiap hari, Anda memang harus menulis setiap hari. Namun, jika Anda termasuk orang yang sibuk, sesuaikan saja dengan kemampuan, asalkan Anda tetap konsisten untuk menulis blog. Toh, pekerjaan kecil yang dilakukan terus-menerus lebih baik ketimbang pekerjaan besar yang dilakukan secara “musiman”. Kita lihat sampai sejauh mana para blogger postaday2011 tetap konsisten dalam menghasilkan tulisan setiap hari.

2 thoughts on “Tuntutan Menulis (Setiap Hari) ?

  1. Pingback: Menikmati Hidup.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s