Mobilitas Hari Ini

Hari Selasa ini saya niatkan untuk membereskan semua persyaratan administrasi wisuda (sebagai upaya untuk menggenapkan ikhtiar), mulai dari pembuatan CD softcopy TA, penutupan rekening, nge-print naskah TA, dan juga menjilidnya. Pagi-pagi saya sudah berangkat sesuai dengan perencanaan yang sudah disusun. Kira-kira, algoritma rencana hari ini adalah: Pertama, ke rental langganan Ibu saya untuk nge-burn CD, tapi rental-nya tidak mendukung rencana awal saya itu. Bapak yang biasa bertugas di rental itu sedang mengasuh anak, jadi tidak bisa melayani lebih jauh. Saya disuruh untuk menunggu sampai istri beliau selesai mencuci, kira-kira 15 menit lagi. Haduh, padahal saya buru-buru. Akhirnya, saya pamit saja untuk nge-burn di sekitar kampus.

Rencana pertama akhirnya selesai juga walaupun meleset sedikit. Kemudian, rencana kedua, saya menuju ke BNI untuk menutup rekening dan membuka tabungan baru. Suasana pagi itu masih sepi, jadi saya tidak perlu menunggu lama untuk segera berurusan dengan petugasnya. Kira-kira urusan saya di BNI ini memakan waktu setengah jam. Tidak ada masalah yang berarti disini. Jam sudah menunjukkan pukul 09.45.

Kemudian, rencana ketiga, saya menuju ke tempat nge-print di belakang kantin Salman. Namun, saya agaknya kurang beruntung karena printer terbaik yang mereka miliki sedang diperbaiki. Ya sudah, karena bingung mencari tempat nge-print lain, saya direkomendasikan menuju De’Plot. Jadinya, saya nge-print satu naskah di belakang kantin Salman itu, dua naskah lainnya saya print di De’Plot. Ternyata, waktu nge-print ini diluar dugaan. Baru selesai menjelang adzan sholat Dzuhur. Ya sudah, setelah itu saya sholat dulu saja, baru kemudian menjilid.

Hari kerja seperti ini, biasanya saya ada jadwal mengajar, tapi karena murid SMA kelas 3 sedang ujian, dan kelas 2 nya sedang libur, jadi jadwal mengajar hari ini juga ikut libur. Jadi, saya berencana untuk membereskan semua persyaratan wisuda. Rencana keempat, saya kemudian menuju tempat jilid yang sudah menjadi buah bibir di kalangan mahasiswa Matematika: A.Boy Jaya di Dipati Ukur. Sebelum menjilid, saya berencana mengambil uang di ATM karena merasa uang saya telah tersedot oleh biaya nge-print. Tapi, saya kemudian terpekur. Kartu ATM saya sudah dilubangi sebagai tanda penutupan rekening tadi! Sedangkan kartu ATM baru bisa diambil dalam tujuh hari kerja. Onde Mande, saya bingung! Tapi, apa gunanya sahabat? Saya SMS Iwanto untuk meminjam uang. Dan beruntung dia sedang di kampus. Masalah terjawab sudah.

Dan ternyata saya baru tahu bahwa penjilidan Hard Cover Itu harus menunggu satu hari. Beruntung saya mengajukan hari ini. Jadi masih tersisa waktu untuk bisa mengumpulkan semua syarat di hari-hari terakhir. Ternyata, kini saya masih harus menunggu buku TA saya jadi. Perasaan ini belum lega, semua syarat belum lengkap. Tinggal menunggu buku TA jadi. Setelah itu, bisa langsung dipenuhi semua syarat wisuda. Tinggal menunggu esok. Akan tiba masanya. Insya Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s