Ubah Orang Buangan Jadi Rebutan

Satu lagi buku yang akan menginspirasi Anda tentang makna kerja keras dan semangat pantang menyerah. Buku yang ditulis oleh Ken Kawan Soetanto, seorang WNI pertama yang menjadi Guru Besar di Jepang dengan 4 gelar doktor sekaligus. Padahal, dahulu ia sempat berhenti sekolah pada kelas 1 SMA lantaran diskriminasi etnis Tionghoa di masa Orde Baru. Kemudian, ia bekerja di perusahaan elektronik milik Abangnya selama 6 tahun.

Ia tidak pernah berhenti bermimpi untuk dapat menikmati bangku perkuliahan. Enam tahun berselang, di usianya yang ke-23, ia nekat merantau ke Jepang untuk kuliah tanpa memiliki kemampuan berbahasa Jepang. Ternyata, ia terlebih dahulu harus mendalami bahasa Jepang selama kurang lebih 2 tahun, baru kemudian bisa menikmati bangku kuliah. Di usia yang ke-26, ia mulai kuliah.

Ternyata usia tidak menjadi halangan menggapai impian. Ia kemudian melanjutkan ke jenjang S3 dan berhasil mendapat 4 gelar doktor sekaligus. Ia kemudian melamar untuk menjadi dosen di salah satu perguruan tinggi di Jepang, tapi lagi-lagi ia harus merasakan diskriminasi. Kemudian, ia merantau ke Amerika dan menjadi asisten Profesor disana.

Soetanto Effect

Ternyata, Jepang dirasa sangat membekas dalam jejak perjalanan karirnya. Kemudian, ia kembali lagi ke Jepang dan menjadi pengajar sekaligus peneliti di sana. Dan yang menarik dari perjalanan karirnya adalah ia mampu berkontribusi positif dalam dunia pengajaran dan pendidikan Jepang. Dengan metode “Soetanto Effect”, ia mampu mengubah suasana pengajaran yang membosankan menjadi menyenangkan.

Dikisahkan dalam buku ini bagaimana “Soetanto Effect” tersebut sangat berpengaruh dalam dunia pengajaran di Jepang. Soetanto harus berhadapan dengan 80% mahasiswa yang sudah tidak memiliki semangat belajar (tidur di kelas, terlambat datang, bolos, dll). Dengan “Soetanto Efect”, ia dapat memberikan shock therapy kepada para mahasiswanya agar memiliki semangat dan kemauan untuk belajar. Dan terbukti, para mahasiswa yang asalnya merupakan “orang buangan” menjadi rebutan (rebutan perusahaan).

Bagi Anda yang berkutat di dunia akademisi, saya sarankan untuk membaca buku ini. Selain bisa menambah wawasan kita tentang pedagogi (ilmu pengajaran dan pendidikan), buku ini juga akan memotivasi para pendidik untuk dapat memberikan suatu inovasi dalam mengajar. Selain itu, buku ini juga bermanfaat bagi para mahasiswa yang belum menemukan spirit perkuliahan. Buku ini akan menginspirasi kita tentang semangat belajar dan seorang pembelajar.

2 thoughts on “Ubah Orang Buangan Jadi Rebutan

  1. Kiyoshi

    “…..bermanfaat bagi para mahasiswa yang belum menemukan spirit perkuliahan..”

    naha baheula can terbit ieu buku teh, nya..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s