Kemauan dan Kemampuan Bertanya

Ilmu itu bagaikan kotak besi yang bisa dibuka dengan kunci: bertanya. Dan keinginan untuk bertanya berangkat dari rasa keingintahuan yang besar. Kalau Anda melihat anak kecil, mereka selalu memiliki rasa ingin tahu yang besar (dan juga ketidaktahuan). Mereka ingin tahu ini dan itu. Mereka akan selalu bertanya ini dan itu, meski pertanyaan-pertanyaan tersebut dianggap konyol oleh orang dewasa.

Rasa keingintahuan yang besar ini sebenarnya muncul karena ada “celah” informasi, yaitu informasi tentang sesuatu yang tidak lengkap (sebagian). Inilah yang dinamakan “celah”, selanjutnya tentu saja kita akan berusaha mencari tahu—-dengan bertanya—-kelengkapan dari informasi tersebut.

Setiap kali hendak memulai menulis, saya tentu bertanya. Dan pertanyaan-pertanyaan itu muncul dari rasa keingintahuan saya terhadap sesuatu. Dengan menulis, saya sekaligus melatih rasa keingintahuan saya dan kemampuan bertanya. Saya dapat menjalankan kegiatan menulis hanya ketika saya mampu mengeluarkan isi pikiran saya. Dan ini saya lakukan dengan bertanya—-bertanya kepada diri sendiri.

Pertanyaan itu saya kumpulkan dalam pikiran saya, “Apa yang hendak saya tulis (bagikan) hari ini?” dan kemudian jawaban hasil pertanyaan tadi saya tuliskan sebagai gagasan utama. Dengan bertanya, kita bisa menggerakkan pikiran kita sendiri. Tentu saja itu juga melatih rasa keingintahuan kita. Ini sangat penting dalam kegiatan belajar. Mungkin saja pertanyaan tersebut akan terkesan sepele. Namun, apapun jenis pertanyaan itu, pikiran akan bergerak mencari sesuatu.

Dengan bertanya, itu akan membantu kita untuk membuka perbendaharaan ilmu yang mungkin saja sudah tersimpan di dalam diri kita. Ketika saya bertanya, saya kadang diantarkan oleh pertanyaan itu menuju gudang penyimpanan ilmu yang sudah tertimbun jauh, yang kadang saya lupa kapan saya pernah mendapatkan pengetahuan tersebut. Tapi seolah pengetahuan itu muncul kembali di pikiran saya, karena pertanyaan yang dilakukan secara mendalam tadi.

3 thoughts on “Kemauan dan Kemampuan Bertanya

  1. Handoko

    Yup, bener. Bertanya adalah kunci membuka ilmu. Tp kadang ada anggapan bahwa yg nanya itu tdk paham, jd orang2 segan utk bertanya..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s