Notes From Qatar (Jakarta)

Untuk bulan ini, saya baru saja menyelesaikan buku karya Muhammad Assad yang berjudul “Notes From Qatar”. Saya baca habis bukunya tepat saat dalam perjalanan dari Jakarta ke Bandung. Dan tulisan review ini juga saya selesaikan dalam perjalanan (dengan menggunakan kereta api). Daripada hanya bengong melihat sawah-sawah, ya lebih baik saya menulis saja. Maka dari itu, saya tulis judulnya “Notes From Qatar (Jakarta)”.

Ya, pada dasarnya buku ini berisi kumpulan tulisan yang ditulis penulisnya selama berada di Qatar. Yang menjadi istimewa dari buku ini adalah pencapaian prestasi yang telah ditorehkan penulis sebelumnya. Ia meraih beasiswa S1 di Malaysia dan S2 di Qatar, juga beberapa prestasi lainnya. Itulah mengapa buku yang berasal dari kumpulan tulisan ini menjadi bernilai, karena penulisnya telah memiliki personal branding.

Isi dari buku ini tidak tertuju hanya pada satu topik (kategori) saja, tapi juga bermacam-macam topik. Karena memang pada dasarnya, buku ini adalah kumpulan tulisan. Namun, yang menjadi benang merah dari setiap tulisannya adalah penulis selalu mengaitkannya dengan Al-Quran dan Hadits. Jadi, setiap tulisan merujuk pada Al-Quran dan Hadits. Ini yang menjadi nilai tambah lain dari buku ini.

Memang, salah satu cara mudah untuk menulis buku adalah yang bertipe kumpulan tulisan. Saya pun pernah berpikir seperti itu. Namun, sekali lagi, harus ada nilai tambah dan personal branding yang menonjol. Itulah yang sedang saya ramu. Apa yang khas dari diri saya dan bisa menjadi nilai tambah tadi. Try to find my own way.

Itulah Muhammad Assad. Menurut saya, yang menjadi personal branding lain dari seorang Muhammad Assad adalah Qatar. Sudah sering kita dengar penerima beasiswa ke Jepang, Amerika, Eropa, atau Asia. Namun, Qatar adalah sesuatu yang unik dan itu bisa lebih ditonjolkan lagi oleh Muhammad Assad. Terlebih lagi, kini Qatar adalah negara Timur Tengah yang sangat maju.

Terlepas dari itu semua, tulisan-tulisannya inspiratif! Patut Anda baca bukunya. Terlebih lagi bagi generasi muda yang selalu bersemangat meraih impian-impiannya. Kita harus terus selalu mengisi energi kita, salah satunya dengan membaca buku. Buku “Notes From Qatar” ini akan memberi Anda energi baru itu. Kunjungi juga blognya di http://muhammadassad.wordpress.com

Dan kereta pun melaju kencang,
Bukit-bukit kan kudaki,
Sungai-sungai kan kusebrangi
Dan sawah-sawah kan kucangkuli…

*Notes From Jakarta
I hope someday, I’ll write a book with the title “Notes From Japan” Amin.

6 thoughts on “Notes From Qatar (Jakarta)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s