Konsep Pendidikan (Bertarif) Internasional

Secara perlahan-lahan, banyak institusi pendidikan yang mulai menerapkan konsep pendidikan bertaraf internasional. Jujur saja, saya masih belum merasakan implementasinya secara konkret. Yang ada, masih hanya sebatas kelas berbahasa Inggris dan biaya yang semakin mahal. Malah, dirasa semakin memberatkan orangtua siswa dan siswa itu sendiri. Kuota penerimaan juga jadi semakin berkurang.

Ketika kita berbicara mengenai konsep pendidikan bertaraf internasional, maka perlu ada beberapa evaluasi yang terkait dengan proses dan keberjalanannya. Menurut saya, ada beberapa hal yang luput dari evaluasi:

  • Guru (pendidik), apakah sudah memiliki kompetensi taraf internasional juga?
  • Kurikulum, apakah sudah mengacu pada standar internasional? Apakah sudah diselaraskan dengan kultur dan kebutuhan negara kita?
  • Fasilitas, apakah yakin sudah memenuhi standar internasional?
  • Infrastruktur, apakah berstandar internasional?

Jika hal-hal yang seperti ini luput dari perhatian dan hanya biaya saja yang semakin mahal, pantas saja jika RSBI di-pleset-kan menjadi Rintisan Sekolah Bertarif Internasional. Hadoh.. Mau pinter saja (diper)sulit ya, he he he…Sudah syukur masih banyak yang mau sekolah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s