Pelajaran dari Menulis Blog

Sudah dua tahun lebih saya menulis di blog ini. Lebih tepatnya, semenjak saya mengenal internet dan dunia literasi. Memang, dua tahun bukan waktu yang lama, jadi “jam terbang” saya juga belum banyak. Yah, ini juga sambil terus-menerus belajar. Saya juga percaya bahwa internet dapat membantu proses pembelajaran saya di dunia literasi ini.

Nah, yang menarik dari menulis blog adalah kita memiliki arsip tulisan-tulisan kita terdahulu. Inilah menariknya blogging. Beda halnya dengan Facebook, meski saya juga suka menulis di FB, tapi sulit untuk melihat arsip tulisan yang terdahulu. Tentu ini akan menyulitkan kita jika ingin membaca kembali tulisan terdahulu.

Kalau di blog, tulisan saya yang sudah lama pun masih bisa diakses. Bisa saya lihat di data statistik blog ini. Nah, menariknya lagi, kita bisa belajar dari perkembangan tulisan-tulisan kita. Bisa jadi, pemikiran kita di masa lalu sangat jauh berbeda dengan yang sekarang. Ini pertanda bahwa pemikiran dan kemampuan kita terus berkembang setiap saatnya.

Ketika membandingkan tulisan saya yang terdahulu dan yang sekarang, setidaknya ada dua perasaan yang hinggap: malu dan bangga. Ya, malu karena ternyata pemikiran saya di masa lalu sangat jauh berbeda dengan yang sekarang. Tapi, ada juga kebanggaan ketika membaca tulisan yang benar-benar menggambarkan diri saya seperti sekarang ini. Barangkali inilah pelajaran dari menulis (blog), bisa merekam jejak-jejak pemikiran.

One thought on “Pelajaran dari Menulis Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s