Jalan yang tidak Disangka-sangka

Kalau kita mau ber-tafakur sejenak, ada hal-hal yang tidak kita sukai di masa lalu, tapi ternyata ia menjadi jalan hidup kita di hari ini. Entah itu menjadi bagian dari impian kita atau bukan. Dan ternyata, setelah dijalani, kita sangat menikmati hal tersebut dan sangat mensyukurinya. Bisa jadi, kita sangat kecewa karena kita “terjerumus” pada area yang bukan menjadi impian kita. Namun, lihatlah hari ini, betapa kita sangat mensyukuri area tempat kita “terjerumus” tersebut.

Apa Anda juga pernah mengalami hal ini?

Jadi, jika memang ada hal-hal yang tidak Anda sukai untuk dikerjakan hari ini, bisa jadi itu akan menjadi jalan hidup Anda di masa depan. Maka, jangan terlalu membenci sesuatu secara berlebihan, sebab sesuatu itu bisa jadi kebaikan untuk Anda. Begitu juga sebaliknya, jangan terlalu mencintai sesuatu secara berlebihan, karena Anda akan kecewa jika kehilangannya.

Ya, inilah takdir. Jalan hidup kita memang telah digariskan, pena telah tertulis dan catatan telah kering. Lantas, untuk apa kita tetap berusaha jika sudah ada takdirnya? Untuk mencari garis takdir terbaik. Kita akan tahu takdir terbaik setelah kita menggenapkan ikhtiar. Dan justru disitulah letak peluang amal  manusia: ikhtiar. Kemudian, biarlah Allah yang memilihkan yang terbaik untuk kita.

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami…”. Q.S Al-Ankabut[29]: 69.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s