Hati-hati Dengan Kesibukan Anda

Hati-hati bila Anda merasa bahwa Anda terlalu sibuk sehingga tak bisa melakukan hal-hal di luar aktivitas Anda yang seharusnya. Bisa jadi, kesibukan yang dirasakan adalah sekedar pekerjaan yang tidak begitu penting, tapi Anda terdesak untuk segera menyelesaikannya. Keterdesakan tersebut bisa jadi karena Anda menunda-nunda pekerjaan tersebut di masa lalu, sehingga menjadi tumpukan beban di kemudian hari.

Tanpa sadar, kita selalu merasa sibuk dengan urusan yang berada pada kuadran III, yaitu kuadran tidak penting dan mendesak. Seperti menjawab SMS, Messenger, atau sekedar memeriksa handphone. Kapan pun dan dimanapun, selalu tidak bisa lepas dari handphone. Bahkan, saat berkendara sepeda motor pun dikombinasikan dengan menjawab SMS. Atau yang lebih miris, handphone langsung dicek sesaat setelah sholat, seperti  melakukan zikir kombinasi. Padahal, tidak ada pesan yang teramat penting.

Hati-hati dengan kesibukan Anda, bisa jadi Anda (kita) justru sibuk pada hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan. Artinya, kesibukan kita tidak efisien. Merasa businessman, padahal busynessman—orang yang tidak punya kesibukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s