Nilai Juga Kebutuhan

Orang pendidikan selalu menekankan pada murid-muridnya: jangan berorientasi nilai, yang penting itu prosesnya. Saya setuju, karena toh memang nilai tidak merepresentasikan kemampuan murid tersebut 100%. Cuma masalahnya kita berada dalam sistem yang menganggap nilai juga penting. Nilai juga menjadi suatu target yang harus dikejar. Ilmu memang penting, tapi sistem kita juga bilang bahwa nilai “kadang lebih penting”.

Mau melamar kerja, yang dilihat syarat IPK. Mau melamar beasiswa, ada batas minimum IPK. Mau lulus, ada syarat minimum IPK. Jadi, secara tidak langsung memang kita butuh nilai. IPK memang nomor 17, tapi menurut saya IPK itu juga merupakan salah satu jalan pembuka rezeki. IPK tinggi banyak dilirik banyak pihak juga mudah kemana-mana, IPK rendah justru malah diremehkan dan membatasi ruang gerak. Jadi, nilai ini bisa dibilang juga sebagai kebutuhan. Cuma katanya prioritaskanlah proses dan ilmunya.

Sudah ah, nilai dan IPK memang masalah sensitif …😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s