Menghitung-hitung Rezeki

Prediksi rezeki yang kita hitung-hitung itu pasti selalu meleset. Kita selalu memperhitungkan darimana asalnya, berapa jumlahnya, dsb, tapi pada kenyataannya Allah suka memberi dari jalan yang tidak disangka-sangka. Tugas kita hanyalah menggenapkan ikhtiar, rezeki yang kita dapat adalah buah dari kesungguhan ikhtiar kita. Jadi, bukan karena usaha kita, tapi karena usaha tersebut mengundang berkah dari Allah.

Barangkali diantara kita ada yang suka memprediksi rezeki, maksudnya hari ini kita memperhitungkan penghasilan untuk beberapa waktu ke depan. Di atas kertas memang itu tampak memungkinkan, tapi kemudian ternyata prediksi kita meleset. Namun, ada saja jalan lain yang membuat rezeki kita tercukupi. Begitulah jika Allah sudah berkehendak. Rezeki selalu mendatangi kita lebih serius ketimbang kita yang mendatangi rezeki. Dan kita tidak pernah bisa menghitung rezeki dari-Nya, karena akal kita terbatas dibandingkan dengan rezeki-Nya yang tak berbatas.

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Q.S At-Talaq[65]: 2-3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s