Saya, Sepeda, dan Sakura

Beberapa minggu terakhir ini, saya lebih suka bersepeda untuk transportasi PP kampus – apato. Selain lebih hemat, udaranya juga bersih, sejuk. Dari apato ke kampus biasanya butuh waktu 20 – 25 menit, jalannya juga bervariasi: ada turunan dan tanjakan. Paling enak waktu pulang, soalnya tanjakannya lebih pendek. Kalau waktu pergi, tanjakannya lumayan panjang, tapi agak landai. Biasanya, saya mengambil jalan yang berbeda antara waktu pergi dan pulang. Mengingat sunah waktu ke masjid, kita juga disunahkan untuk mengambil jalan yang berbeda, alasannya agar bisa ketemu dengan orang-orang dan tempat baru. Benar saja, banyak hal baru yang bisa kita temui.

Sebenarnya, masih banyak yang belum saya eksplor disini, maklum kuliah sudah mulai jalan (agak padat). Kemungkinan baru akhir pekan saya bisa jalan-jalan, setelah beres-beres, mencuci, dan bersih-bersih apato.

Saya, sepeda, dan Sakura

Saya, sepeda (warisan), dan Sakura …

3 thoughts on “Saya, Sepeda, dan Sakura

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s