Menjelaskan Matematika tanpa Persamaan

Salah seorang dosen saya di ITB pernah bilang, bagaimana cara kamu menerangkan matematika tapi tanpa menggunakan persamaan apapun? Beliau menganalogikan seperti ini: anggap saya tukang becak dan ingin memahami topik riset kamu, bagaimana kamu menjelaskannya? Kemudian saya bingung sendiri karena merasa tidak ada alat bantu berupa persamaan.

Tapi pertanyaan dosen saya tersebut kemudian menjadi refleksi bagi saya; ini artinya saya harus memahami benar arti fisisnya dan bisa menjelaskan dengan imajinasi sendiri supaya bisa memahamkan orang lain—meskipun tanpa persamaan. Seperti menjelaskan fenomena gelombang, tapi jangan menggunakan Navier-Stokes, dan semacamnya.

Termasuk dalam presentasi; sebaiknya jangan memasukkan persamaan matematika yang kita sendiri tidak memahaminya. Karena itu akan memancing penguji untuk bertanya lebih detail tentang persamaan tersebut. Tapi, herannya, yang saya perhatikan justru menuliskan persamaan seperti menjadi bagian wajib saat mengambil poin-poin penting (seperti dalam pembuatan slide).

Padahal, tidak semua persamaan bersifat krusial. Tapi, herannya itu malah ditulis. Orang yang melihat juga menjadi bingung. Apa dengan begitu kemudian riset kita dianggap “WOW” karena sulit dimengerti orang awam? Atau kemudian kita menganggap riset kita sebagai projek dewa hanya karena menulis banyak persamaan? Hmmm

Saat ini pun saya—dan beberapa teman lab—mendapat semacam projek dari sensei untuk membuat slide dari paper yang akan beliau presentasikan. Tentu tidak semua yang bisa saya pahami, tapi tugas saya tetaplah harus membuatkan outline dan slide untuk presentasi beliau. Kemudian dilema muncul: bagaimana merangkum paper supaya bisa sejalan dengan ekspektasi sensei?

Dan apakah setiap persamaan matematika harus ditulis semua? Dengan maksud agar nanti sensei bisa menjelaskan fisisnya dan teknis perhitungan dari persamaan-persamaan tersebut. Apa persamaan matematika selalu bisa dianggap sebagai poin penting dari suatu topik? Sehingga harus selalu dituliskan? Ini yang kemudian menjadi dilema; bagaimana cara menjelaskan matematika tanpa persamaan.

One thought on “Menjelaskan Matematika tanpa Persamaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s