Kekhawatiran Barat terhadap Timur (Jepang)

Setelah baca berita kompas ini, mengingatkan saya pada sejarah Jepang. Bahwa Jepang sehabis perang adalah negara miskin yang gambarannya nampak dalam film-film yang dibuat pada tahun-tahun pertama sehabis perang, misalnya film Kurosawa Akira. Kemudian, Jepang menggeliat menjadi negara industri karena kesempatan yang timbul akibat perang Korea.

Modal Amerika melimpah ruah ke sana; tapi malah modal tersebut menjadi berkembang dan mendorong industri nasional Jepang. Ini disebabkan spirit orang Jepang sendiri yang memiliki etos kerja yang luar biasa. Saking gila kerjanya, sehingga muncul istilah “karoshi” yang artinya meninggal karena terlalu banyak bekerja. Istilah ini tidak ditemukan dalam bahasa manapun.

Bangsa Amerika dan Eropa menjulukinya sebagai workholic (turunan dari alcoholic); kemudian istilah itu kita kenal sebagai orang yang gila kerja. Pada waktu itu perkembangan ekonomi Jepang luar biasa; bahkan seorang Prof. Ezra Vogel menulis buku Japan as Number One: Lessons for America (1981).

Berbagai studi dan buku tentang manajemen Jepang, semangat kerja orang Jepang, kemudian banyak diterbitkan. Dilakukan studi perbandingan manajemen Jepang dan Barat; dicari keistimewaannya sehingga bisa menyalip kemajuan negara-negara Barat.

Bahkan manajemen perusahaan mereka banyak mengadopsi manajemen perusahaan Jepang. Misalnya tentang spirit Kaizen—perbaikan berkesinambungan, kemudian kita kenal istilah inovasi. Dan juga kita kenal manajemen “PDCA: Plan – Do – Check – Act”; yang kemudian istilah-istilah ini berkembang dalam teori manajemen.

Orang Amerika dan Eropa merasa khawatir dominasi ekonominya akan terkalahkan. Mereka mendesak orang Jepang untuk mengurangi semangat kerjanya. Mereka mendesak agar Jepang mengikuti jejak mereka (Amerika dan Eropa) untuk tidak bekerja pada hari Sabtu. Cukuplah bekerja lima hari dalam seminggu. Dengan berat hati, Jepang mengikuti desakan itu, sehingga akhirnya secara resmi hari Sabtu diliburkan. Naruhodo, begitu kuatnya pengaruh Barat untuk negeri sekelas Jepang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s