Orang Jepang Gemar Bepergian

Berakhir sudah masa liburan musim dingin (冬休み – fuyu yasumi). Dalam setiap liburan per musim, biasanya orang Jepang dan gaijin memanfaatkan tiket kereta murah 青春18切符 (seishun 18 kippu), biasanya tiket ini selalu ada pada liburan musim panas, musim dingin, dan musim semi.

Kalau diartikan secara harfiah, “seishun 18 kippu” adalah tiket untuk pemuda berumur 18 tahun. Meskipun namanya seishun 18 kippu, nyatanya tidak sedikit juga orang tua yang memanfaatkan tiket ini untuk bepergian.

Kanji青春 (seishun) ditulis dengan kanji 青 (あお – ao) yang artinya biru; dan kanji春 (はる – haru) yang artinya musim semi. Tapi kemudian gabungan kedua kanji tersebut membentuk kata 青春 (seishun) yang artinya pemuda.

Dalam beberapa kosakata, orang Jepang menyebut kata 青 (ao) sebagai hijau. Misalnya dalam traffic light; ada lampu merah, kuning, dan hijau. Tapi, orang Jepang menyebut lampu hijau sebagai 青信号 (ao shingou). Padahal, nyatanya 青 (ao) adalah biru.

Dalam kotowaza (peribahasa) Jepang pun dikenal ungkapan “隣の芝生は青い (tonari no shibafu wa aoi)”; yang artinya kurang lebih sama dengan “rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau”. Di sini kata “青 – ao” juga diartikan sebagai hijau; padahal nyatanya “ao” adalah biru.

Jadi, disini kanji 青春 (seishun) merepresentasikan tunas muda (masih hijau) yang sedang bersemi. Dan pada usia tumbuh tersebut, pemerintah Jepang justru memfasilitasinya untuk bepergian. Untuk melihat dunia di luar dunia keseharianya. Yang mana dengan perjalanan, ia akan terbuka wawasannya.

Orang Jepang punya kotowaza “百聞は一見にしかず (hyakubun wa ikken ni shikazu)” yang artinya “seeing is believing”. Ini menggambarkan bahwa orang Jepang memang senang bepergian. Orang Jepang juga termasuk bangsa yang paling tinggi prosentase kunjungan wisatanya ke mancanegara. Maklum, kalau liburan di dalam negeri, biayanya akan lebih tinggi!

Kebiasaan bepergian nampaknya sudah menjadi tradisi sejak sebelum ada alat transportasi. Kereta yang ditarik kuda tidak pernah populer di Jepang. Ada juga semacam kereta kecil yang ditarik orang seperti di depan gerbang Kaminari, Asakusa, Tokyo. Orang Jepang suka bepergian dengan berjalan kaki. Sebagaimana yang digambarkan dalam film-film Samurai.

"Becak"-nya Jepang, di depan gerbang Kaminari, Asakusa, Tokyo

“Becak”-nya Jepang, di depan gerbang Kaminari, Asakusa, Tokyo

Matsuo Basho (1644 – 1694), seorang penyair haiku, menulis kumpulan haikunya yang terkenal “Jalan Sempit Jauh ke Utara” sebagai hasil perjalanannya berkelana. Sebagaimana seorang Ibnu Batutah yang sudah melakukan perjalanan sejak usia belianya, dari Maroko hingga ke Mekah untuk berhaji pada usia 20 tahun. Gambarannya ada pada film “Journey to Mecca”. Sekalipun ada Marcopolo yang juga melakukan penjelajahan dunia, tapi masih tidak sebanding dengan Ibnu Batutah terutama dalam kuantitas perjalanan.

Tak ada yang membantah, orang-orang yang banyak bepergian ke luar rumah, akan banyak pula dapat menghirup udara segar. Ini tentu kata-kata bersayap untuk menunjukkan bahwa seorang ‘traveler’ akan banyak mendapat pengalaman. Biasanya, jarak jelajah kaki memiliki korelasi yang signifikan dengan jarak pengetahuan dan jarak pandang mata hati.

Perjalanan adalah pembelajaran. Kalau kata Mbak St. Augustine, “The world is a book and those who do not travel read only one page”. Tapi kemanapun kita bepergian di bumi ini, saya di Jepang dan kamu di Indonesia atau dimanapun kita berada, sebenarnya jarak kita masih berdekatan. Buktinya kita masih berada di bawah langit yang sama…

Kereta peluru Shinkansen sebagai simbol mobilitas tinggi masyarakat Jepang yang suka bepergian - at Kyoto Station

Kereta peluru Shinkansen sebagai simbol mobilitas tinggi masyarakat Jepang yang suka bepergian – at Kyoto Station

One thought on “Orang Jepang Gemar Bepergian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s