Tempat Ibadah dan Toilet Umum

Sebenarnya ide ini sudah lama sekali ingin saya tuliskan di sini. Tapi, begitu mau menuliskannya, saya masih terpentok di data pendukung. Saya masih ingin mengumpulkan banyak foto terkait dengan tulisan ini, tapi semakin diundur malah takut keburu kelupaan untuk dituliskan. Ya sudah, saya tuliskan saja idenya dulu. Ya, ini terkait dengan tempat ibadah di fasilitas publik, seperti mall, restoran, dsb yang sepertinya tidak memiliki grand design.

Kalau kita sedang jalan-jalan ke tempat umum (di kota Bandung), lalu kita berniat untuk shalat, hal ini cukup sulit dilakukan. Meskipun kita tengah berada di negeri mayoritas muslim, tapi anehnya fasilitas publik kurang ramah terhadap masalah yang satu ini. Masih mending kalau kita tengah berada di pusat perbelanjaan yang besar, tempat ibadah lumayan mudah ditemui. Bahkan telah dibangun di lantai utama dengan kapasitas yang lumayan besar. Sebut saja di BIP atau TSM—yang mana sebelumnya mushola terletak di basement yang sempit.

Masalahnya kalau kita ke tempat yang agak kecilan, mau sholat saja mesti tanya-tanya petugas dulu karena mushola nya kecil. Bahkan mesti mengantre jika dalam jam-jam mepet, misal waktu Magrib. Selesai shalat mesti buru-buru bergantian dengan jamaah lain yang ikut mengantre, jadinya tidak khusyu. Dan yang lebih parah, mushola terletak di pojokan ruangan atau basement yang mana seperti ruangan “sisa” saja. Alakadarnya. Mengenaskan bukan? Untuk sekelas negeri mayoritas muslim.

Mushola basement di sebuah mall besar

Mushola basement di sebuah mall besar

Belum pernah merasakah sih bagaimana susahnya minta ampun mencari tempat shalat di negeri minoritas muslim. Sebut saja Jepang. Dari pengalaman saya, hal yang paling sulit dilakukan ketika berada di tempat-tempat umum adalah shalat—selain mencari makanan halal. Sampai-sampai saya harus mencari fitting room di toko pakaian dulu untuk bisa shalat. Ambil wudhu di toilet, baru kemudian shalat di fitting room dengan mengambil satu potong pakaian sebagai modus saja.

Nah, kita berada di negeri mayoritas muslim macam Indonesia, masa untuk shalat saja juga mesti berpayah-payah? Semestinya memang dalam setiap pembangunan fasilitas publik, kita harus memerhatikan aspek tempat ibadah, selain juga aspek ramah kaum disabilitas. Saya pernah dengar bahwa itu diatur Undang-undang. Tapi sebagai rakyat, kita mah tidak mau berdebat soal Undang-undang, yang kita mau cuma realisasinya saja.

Itu soal tempat ibadah, belum lagi soal toilet. Yang bikin saya heran, kok fasilitas toilet umum kurang nyunah ya? Padahal saya yakin yang membuat itu juga muslim. Maksud nyunah di sini adalah yang sesuai dengan ajaran Islam. Dalam ajaran Islam, sehabis buang air, kita mesti membasuh dengan air. Tapi di beberapa toilet umum, air sebagai pembasuh malah digantikan dengan tissue. Bahkan gaya toiletnya meniru gaya Barat. Kita ini seperti tidak punya pendirian saja. Mengikut-ngikut gaya orang padahal kita punya aturan dan kearifan lokal tersendiri.

Ayo para arsitek, desainer interior, mandor, atau siapapun, apalagi seorang muslim, ini mesti menjadi perhatian. Bikin bangunan dan infrastruktur yang islami. Sepertinya seru ya kalau sambil jalan-jalan kita bisa mendokumentasikan tempat-tempat ibadah yang ada.

One thought on “Tempat Ibadah dan Toilet Umum

  1. Pipit Prihartanti

    Kalau toilet di Jepang, rasanya luas, dan memiliki lekuk-lekuk ruangan. terasa lebih aman, karena tidak terakses oleh pengunjung toilet di sebelahnya. toilet untuk pria dan wanita berdekatan tapi sangat terpisah. Saya bahkan pernah sholat di dekat wastafel restroom. bukan tok di dalam toiletnya. saya rasa tempatnya bersih. Di Indonesia, boleh lah mengadaptasi gaya di Jepang, plus tetap berpedoman pada sunnah. Saya punya loh foto-foto toilet kampus dan tempat belanja di sekitar sini. Good job, Rizal sudah lebih dulu menulis ^_^.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s