Kembali Menulis

Selasa, 2 Agustus 2016
Sudut Kamar Novotel Bogor, dalam suatu event workshop kedinasan perusahaan.

Ah, hampir dua tahun berselang semenjak tulisan “Pelangi Ikhtiar” dirampungkan, saya kembali harus membersihkan laba-laba yang bersarang di blog ini. Hampir dua tahun segala macam pengalaman dan pengetahuan baru terlewat untuk bisa saya bagi melalui update tulisan.

Inikah sindrom selepas launching buku pertama? Kehabisan energi untuk kembali berkata-kata. Saya harap tidak begitu. Yang kubutuhkan hanya sekumpulan tekad untuk dapat mewujudkan kembali semangat dari blog ini: menulis untuk mengikat ilmu.

Kemana saja selama ini? Ada. Hanya karena rusaknya notebook yang biasa dipakai menulis dan juga fakir bandwidth maka aktivitas menulis jadi terbengkalai. Biasanya, laptop selalu standby di meja kamar yang terhubung dengan internet.

Oh, ya. Dua tahun berselang, ada yang ingin kusampaikan bahwa setelah launching buku pertama “Pojok Gaijin” pada Mei 2014 lalu yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, baru saja kami launching pada 16 April 2016 buku kedua yang saya tulis bersama seorang Peranakan Pontianak yang judulnya “Buku Nikah”. Mohon doanya, semoga aktivitas menulis kembali diistiqomahkan dan bisa launching buku ketiga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s