Aksi Super Damai 212

Adalah suatu penghinaan ketika sebuah panggilan hati dianggap sebagai utusan bayaran. Terlalu remeh nilai lembaran rupiah itu jika disandingkan dengan seruan berjuang atas nama agama. Bahkan rela membayar untuk ongkos dan memberikan bantuan.

Tak ada aktor politik yang dapat mengumpulkan dan menggiring massa sebanyak ini, tujuh juta orang berkumpul rela berpanas-panas dan diguyur hujan. Apa yang mereka cari? Tapi entah kenapa hati ini merasakan suatu kebahagiaan, yang mungkin inilah yang dinamakan rekreasi hati.

Saya bersyukur karena Monas dekat dengan kantor dan yang lebih bersyukur adalah karena menjadi bagian dari orang-orang yang terpanggil. Rasanya malu dengan rombongan dari Ciamis yang terpanggil dengan berjalan kaki mereka rela berlelah-lelah ke Jakarta. Mungkin ada yang jaraknya lebih dekat tapi tak merasa terpanggil. Awalnya saya berniat cuti supaya bisa fokus dan tidak mengganggu pekerjaan, tapi konon ada agenda raker yang akhirnya ditunda juga, hehehe.

Ah, tak sampai diri ini bisa menjangkau iman para mujahid yang terpanggil untuk berjihad bersama Rasulullah saw. Sebuah panggilan yang didasari iman dan keyakinan akan ganjaran mati syahid. Bahkan para syuhada yang sudah menikmati surga minta dikembalikan lagi ke dunia karena ingin merasakan mati syahid lagi.

Namun, hari ini, di sini, di tempat ini, di Ring 1 pusat kota Jakarta, tempat bertautnya antara ruh dan ruh yang merindukan keadilan dan membela kemuliaan agama berkumpul. Yang tak mengeluh pada guyuran hujan pun pada kuyupnya pakaian. Supaya Allah catatkan sebagai bagian dari orang-orang yang peduli.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s