Sayyida Maryam Taqiyya

Adalah nama yang ketiga suku katanya terinspirasi dari Al Quran. Sempat stuck ide untuk ngasih nama anak, karena sampai 8 bulan jenis kelamin dedek masih belum kelihatan di USG jadi galau anak perempuan atau laki-laki.
Tapi yang kami sepakati kalau yang brojol laki-laki, mesti ada nama ‘Salman’. Dan kalau yang brojol perempuan, mesti ada nama ‘Maryam’. Kami ingin bisa bercerita kepada anak kami kelak tentang tokoh panutan yang melekat pada namanya.
Bagi kami, memberi nama anak adalah pendidikan yang paling awal. Kami letakkan cita-cita pada nama mereka. Sedapat mungkin dalam namanya ada tokoh yang dapat dia contoh kebaikan dan kemuliaannya.
Dan visi yang terkandung dalam nama menjadi pertimbangan yang lebih besar bobotnya daripada bagaimana nama itu terdengar indah di telinga.
Di usia buncit kandungannya barulah bisa ditebak apa jenis kelaminnya, meski dokter saat itu masih ‘mencurigai’ berjenis perempuan. Kami ambillah nama ‘Maryam’ sebagai nama tengahnya.
Sebaik-baik inspirasi datangnya dari Quran. Aku buka surat Al-Imran ayat 35-42 yang berkisah tentang Maryam dan tertumbuklah pada ayat 39 ini yang berkisah tentang kabar gembira akan kelahiran:
…ِ أَنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيَىٰ مُصَدِّقًا بِكَلِمَةٍ مِّنَ اللَّهِ وَسَيِّدًا …
“….Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan kelahiran Yahya, yang membenarkan kalimat Allah, panutan,….”
Rasanya seneng aja sama kata Sayyida (سَيِّدًا), artinya panutan/teladan; wanita terhormat; pemimpin (sayyidati, sayyidah). Dalam pemilihan nama juga aku berdoa supaya Allah ilhamkan nama yang baik untuk anak, dan dipertemukanlah dengan kata ini dan aku seneng. Terus aku request ke umma supaya ada nama ini.
Maryam (مَرْيَمَ), ini nama pilihan umma nya. Tokoh panutan yang mesti ada dalam nama anak. Nama yang Allah abadikan dalam surat Al-Imran ayat 36:
…وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
“…dan aku memberinya nama Maryam, dan aku mohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari gangguan setan yang terkutuk.”
Kemudian lompat di ayat 42 selanjutnya:
وَإِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاكِ وَطَهَّرَكِ وَاصْطَفَاكِ عَلَىٰ نِسَاءِ الْعَالَمِينَ
“Dan ingatlah ketika para malaikat berkata, ‘Wahai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu di atas segala perempuan di seluruh alam.”
Maryam, nama yang telah Allah pilih, sucikan, dan lebihkan atas segala wanita. Wanita yang senantiasa menjaga kehormatan dan kesucian dirinya. Nama yang dijaminkan sebagai 1 dari 4 pemimpin wanita di surga. Nama yang senantiasa mengikuti nama hamba pilihan Allah (Isa ibnu Maryam), yang punya keturunan yang soleh.
Taqiyya (تَقِيًّا), ini nama spontanitas dari Aki nya, artinya bertakwa. Nama yang diambil dari surat Maryam yang berkisah tentang hamba-hamba pilihan Allah, merapatlah pada ayat 18 yang berkisah tentang Maryam.
قَالَتْ إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَٰنِ مِنكَ إِن كُنتَ تَقِيًّا
“Dia (Maryam) berkata, ‘Sungguh aku berlindung kepada Tuhan yang Maha Pengasih terhadapmu, jika engkau orang yang bertakwa.”
Angka 18 adalah juga tanggal kelahiran sebagai pengingat bahwa telah lahir anak perempuan pada 18 Februari 2017 yang kami beri nama Sayyida Maryam Taqiyya. Nama yang dirangkai dari bahasa Quran, yang kami hajatkan agar sesiapa yang memanggil namanya maka ia telah membaca 12 huruf Al Quran yang semoga berbalik kebaikan padanya. 👶
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s