Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi, tentu saja desakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya akan semakin tinggi. Bisa dilihat dari pola konsumsi masyarakat di daerah perkotaan yang padat penduduknya akan lebih besar daripada daerah pedesaan yang jarang penduduknya. Tentu saja kota Jakarta akan berbeda tingkat konsumerismenya dengan kota Cirebon.
Akibat dari pertumbuhan jumlah penduduk dan usaha pemenuhan kebutuhan hidup yang tidak sesuai, pengangguran sudah menjamur dimana-mana, baik di kota-kota besar maupun di daerah pedesaan. Masyarakat pedesaan yang menganggap bahwa kota besar merupakan tempat mencari nafkah yang tepat ternyata salah besar. Banyak masyarakat pedesaan yang justru “terjebak” di kota-kota besar karena tidak berhasil mendapat pekerjaan.
Mahasiswa sebagai pelopor pergerakan, mahasiswa sebagai pelopor semangat kepemudaan harusnya bisa menjadi solusi. Hal-hal kecil bisa dimulai dari lingkungan terdekatnya, mencoba dunia entrepreneur misalnya. Entrepreneur disini diartikan sebagai suatu aktivitas yang secara konsisten dilakukan guna mengkonversi ide-ide yang bagus menjadi kegiatan usaha yang menguntungkan (Peter F. Drucker).







Sahabat Yang Menyapa